Wacana Kepala Daerah Kembali Dipilih DPRD, Ini Respon Wali Kota Eri Cahyadi

oleh -694 Dilihat
oleh
Foto: Dok Humas Pemkot/kilasjatim

KILASJATIM.COM, Surabaya – Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa prinsip utama dalam pemilihan kepala daerah adalah keterlibatan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan menanggapi wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD.

“Yang terpenting itu kepala daerah dipilih oleh rakyat,” ujar Eri di Surabaya, Kamis (11/12/2025).

Meski begitu, Eri belum ingin berspekulasi soal arah pemilu mendatang. Ia memilih menunggu aturan resmi dari pemerintah pusat.

“Apakah nanti dipilih langsung atau melalui DPRD, kita lihat setelah aturannya keluar,” katanya.

Eri menambahkan, APEKSI akan melakukan evaluasi internal sebelum memberikan sikap resmi atas usulan tersebut. “Nanti kita bahas bersama di APEKSI,” ujarnya.

Wacana pilkada oleh DPRD kembali bergulir setelah Presiden Prabowo Subianto dan Partai Golkar menyatakan dukungannya. Dalam peringatan HUT ke-61 Golkar di Istora Senayan, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyebut mekanisme itu dapat menekan ongkos politik dan mempermudah proses pemilihan.

“Kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro-kontra, tapi menurut kami ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil dalam acara tersebut.

Ia menyebut pembahasan RUU terkait politik kemungkinan digelar tahun depan, namun mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap bergantung pada proses legislatif dan potensi uji materi di Mahkamah Konstitusi.

Wacana ini sebelumnya juga memunculkan diskusi luas, termasuk kekhawatiran tentang partisipasi publik serta kemungkinan perubahan norma oleh MK jika beleid baru diajukan. (cit)

Baca Juga :  Emil–Eri Makin Dekat, Isu Duet Pilkada 2029 Menguat