Kolaborasi Dua Provinsi Besar: Jatim dan Jateng Perluas Kerja Sama Ekonomi

oleh -782 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dua provinsi besar di Pulau Jawa, Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng), sepakat memperkuat kerja sama lintas daerah melalui penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) baru yang mencakup sektor perdagangan, investasi, ketahanan pangan, energi, industri, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan dilakukan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (24/10/2025) malam, disaksikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Sejumlah pejabat dari kedua provinsi turut hadir, termasuk para kepala daerah, pimpinan OPD, BUMD, Kadin, dan HIPMI.

Khofifah menyebut kerja sama ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat rantai pasok antarwilayah dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di kedua provinsi. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antardaerah untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.

“Harapan kita adalah sinergi, sinergi, sinergi — kolaborasi, kolaborasi, kolaborasi,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, potensi ekonomi Jatim dan Jateng saling melengkapi. Contohnya, produksi susu dan tembakau dari Jawa Timur bisa memenuhi kebutuhan industri di Jawa Tengah, sementara gula merah dan gula kristal dari Jawa Tengah dapat disuplai ke Jawa Timur.

“Konektivitas ini membuat kedua provinsi semakin kuat secara ekonomi,” tambahnya.

Selain hubungan kelembagaan, Khofifah menekankan pentingnya membangun jejaring langsung antara pelaku ekonomi dan masyarakat di kedua daerah.

“Kami ingin konektivitas ini terus tumbuh, tidak hanya antarinstansi, tetapi juga antarpelaku ekonomi dan warga, demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa MoU tersebut tidak berhenti di tataran seremonial. Ia berkomitmen agar kerja sama segera diwujudkan dalam program nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Pelaksanaan MoU ini harus segera dijalankan, tidak hanya oleh OPD, tetapi juga oleh BUMD, Kadin, dan HIPMI agar tumbuh ekonomi baru di kedua provinsi,” kata Luthfi.

Baca Juga :  Shrimp Festival, Cara Banyuwangi Dorong Pembudidayaan Udang Ramah Lingkungan

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berharap kerja sama ini menjadi titik awal penguatan ekonomi regional berbasis pemerataan pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja. (FRI)