Pemkab Bondowoso Bantu Pemulangan Hartatik, Korban KDRT di Malaysia

oleh -1426 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang menghadapi persoalan di luar negeri. Salah satu wujud nyatanya ditunjukkan melalui kunjungan langsung ke rumah keluarga Hartatik, warga Desa Taal, Kecamatan Tapen, Minggu (3/8/2025).

Hartatik saat ini tengah berada di Malaysia setelah mengalami tekanan psikis dan kekerasan dalam rumah tangga. Meski kini telah berada di tempat aman, ia masih membutuhkan dukungan untuk proses pemulangan ke Indonesia.

Wakil Bupati Bondowoso KH As’ad Yahya Syafi’i bersama Sekretaris Daerah Fathur Rozi dan Kepala DPMPTSP dan Naker Nunung Setianingsih, mendatangi rumah keluarga Hartatik. Mereka juga didampingi perwakilan Dinas Sosial P3AKB Bondowoso.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan berbincang langsung dengan ibu Hartatik, Atim, dan melakukan video call dengan Hartatik di Malaysia. Suasana haru menyelimuti percakapan itu, terutama saat Hartatik menyampaikan rasa terima kasihnya dengan suara terbata-bata.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak bantuannya, Pak,” ucap Hartatik sembari menahan tangis.

Sekda Fathur Rozi memastikan bahwa Hartatik kini berada di bawah perlindungan sahabatnya, Linda, di Malaysia. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan agar proses pemulangan bisa berjalan lancar.

“Kami akan bantu dari sisi administrasi, agar proses pemulangan tidak terhambat,” ujarnya.

Wakil Bupati As’ad juga menyampaikan pesan menenangkan kepada Hartatik. Ia meminta Hartatik untuk tetap tenang dan kuat, serta terus berdoa agar segala urusan dimudahkan.

“Di sini keluarga sudah tenang, sampean juga harus tenang. Jangan lupa mohon restu orang tua,” kata As’ad lewat sambungan video.

Kepada awak media, Wabup As’ad menegaskan bahwa Pemkab Bondowoso akan memfasilitasi seluruh proses pemulangan Hartatik, mulai dari Malaysia hingga kembali ke Bondowoso.

Baca Juga :  Herdman Pilih 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 di GBK

“Kita akan bantu semua proses, dari Malaysia ke Juanda, lalu dari Juanda ke Bondowoso. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, Hartatik dijadwalkan akan mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia pada Senin (4/8/2025). Selanjutnya, proses pemulangan akan dilakukan sesuai prosedur dengan pendampingan dari Dinas Tenaga Kerja Bondowoso dan BP3MI.

Langkah cepat yang diambil Pemkab Bondowoso ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk warganya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri saat menghadapi kesulitan.(wan)