Perkuat Layanan Kampus Inklusif, Untag Surabaya Latih Tendik Bahasa Isyarat

oleh -20 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pelatihan bahasa isyarat bagi tenaga kependidikan pada Rabu (21/10/2026) untuk memperkuat layanan kampus inklusif, khususnya bagi penyandang tuli.

Pelatihan yang diselenggarakan Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Untag Surabaya ini mencakup dasar-dasar Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), mulai dari abjad, angka, nama hari hingga bulan. Peserta juga mengikuti praktik komunikasi melalui permainan edukatif.

Ketua PLD Untag Surabaya, Muchamad Rizqi, S.I.Kom., M.Med.Kom., mengatakan tingginya antusiasme peserta mendorong pihaknya membuka pelatihan lanjutan bagi dosen dan mahasiswa. “Ke depan kami akan kembali membuka kelas, tidak hanya bagi tenaga kependidikan, tetapi juga dosen dan mahasiswa,” terang Rizqi.

Wakil Rektor I Untag Surabaya, Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, S.Psi., M.Si., Psikolog, menegaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang setara bagi penyandang disabilitas. “Kegiatan ini merupakan salah satu strategi untuk menguatkan komitmen Untag Surabaya dalam memberikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas agar dapat memperoleh pendidikan yang setara, sekaligus membangun budaya inklusi di lingkungan kampus,” tuturnya.

Salah satu narasumber, Wildiyah Zulfa, S.Pd., guru SLB Bakti Asih, menjelaskan bahwa bahasa isyarat tidak hanya mengandalkan gerakan tangan, tetapi juga ekspresi dan persepsi visual.

Melalui pelatihan ini, Untag Surabaya berharap tenaga kependidikan mampu berkomunikasi lebih baik dengan penyandang tuli sekaligus meningkatkan pemahaman dan empati terhadap kebutuhan penyandang disabilitas. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.(tok)

 

Baca Juga :  Polres Pasuruan Tingkatkan Pengamanan Jelang Ramadhan untuk Cegah Kasus 3C