Khofifah Bersama Emil Kompak Datangi Kementerian ESDM, Pastikan Pasokan Biosolar dan Pertalite di Jatim Aman

oleh -65 Dilihat

 

KILASJATIM.COM, Jakarta — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendatangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI untuk membahas kepastian pasokan dan percepatan distribusi bahan bakar minyak (BBM), khususnya Biosolar dan Pertalite, di Jawa Timur.

Pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika berlangsung di Gedung Chairul Saleh, Jakarta. Pertemuan digelar menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai daerah di Jawa Timur.

Khofifah meminta pemerintah pusat dan Pertamina memastikan ketersediaan BBM tidak hanya berada di depo atau terminal, tetapi juga sampai ke SPBU.

“Saya bersama Mas Emil ini sebetulnya ingin mendapatkan penjelasan dan kepastian bahwa pasokan BBM, terutama Biosolar dan Pertalite aman sampai di SPBU,” ujar Khofifah, Selasa, 20/10/2026.

Menurut Khofifah, kelancaran distribusi BBM sangat penting bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian Jawa Timur. Gangguan pasokan, terutama Biosolar, dapat berdampak pada sektor transportasi, distribusi logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.

“Kalau sampai Biosolar itu susah di SPBU, maka dampaknya akan sangat terasa bahkan sampai ke nelayan,” katanya.

Khofifah juga menyoroti adanya SPBU yang memasang pengumuman bahwa stok Solar masih dalam perjalanan. Kondisi tersebut, menurut dia, perlu ditelusuri apabila informasi di tingkat depo menunjukkan ketersediaan pasokan.

Karena itu, dia meminta pemantauan distribusi dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui pengecekan langsung di lapangan. Pengawasan juga perlu diperketat untuk mencegah dugaan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Khofifah bahkan mengusulkan penambahan tim pengawasan untuk memantau jalur distribusi, termasuk potensi pembelian menggunakan tangki berkapasitas besar yang kemudian dipindahkan atau dibagi di tengah perjalanan.

Baca Juga :  Pada Pembinaan ASN Se-Bakorwil V Jember, Gubernur Khofifah Ajak Bangun Mutual Understanding, Mutual Trust dan Mutual Respect

Sementara itu, Ahmad Erani mengatakan Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina untuk memastikan stok BBM tersedia di setiap SPBU.

Sejumlah langkah percepatan disiapkan, antara lain penambahan pasokan melalui kapal ke sejumlah depo di Jawa Timur, pengerahan tambahan 21 mobil tangki melalui skema spot charter, serta penambahan jam operasional depo menjadi 24 jam.

“Kami siap bekerja sama penuh dengan Pemprov Jatim, didukung Pertamina, untuk memastikan dalam waktu dekat stok di seluruh SPBU di Jatim kembali aman,” kata Ahmad.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan distribusi BBM sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dan sektor ekonomi di Jawa Timur tetap terpenuhi. (Fri)