KILASJATIM.COM, Bondowoso – Penguatan peran organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu kunci dalam mendorong pembangunan daerah. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap Nahdlatul Ulama (NU) semakin aktif menghadirkan program-program yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Harapan itu disampaikan Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid saat membuka Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I PCNU Kabupaten Bondowoso.
Menurut Abdul Hamid, forum Muskercab memiliki arti penting karena menjadi ruang untuk menentukan arah gerak organisasi sekaligus menyusun program yang dapat memberikan manfaat lebih luas.
Ia pun mengapresiasi terselenggaranya Muskercab I sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan pengabdian PCNU Bondowoso.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus PCNU Bondowoso atas terselenggaranya Musyawarah Kerja Cabang I ini,” ujar Abdul Hamid. Minggu 4/10/2026.
Bupati melihat NU memiliki kekuatan yang tidak hanya berada pada aspek keagamaan. Dengan keberadaan dan kedekatannya bersama masyarakat, NU memiliki ruang yang luas untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan Bondowoso.
Peran tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, kehidupan sosial hingga pembinaan keagamaan.
Karena itu, Abdul Hamid berharap program yang lahir dari Muskercab tidak berjalan sendiri, melainkan dapat dipertemukan dengan agenda pembangunan pemerintah daerah.
“NU selalu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keutuhan bangsa, membina moral masyarakat, serta menggerakkan roda pembangunan,” katanya.
Terjemahkan Tema Menjadi Gerakan
Sementara itu, tema “Merawat Jagat, Membangun Peradaban” yang diusung dalam Muskercab I dinilai memiliki pesan kuat untuk diterjemahkan ke dalam gerakan nyata.
Bagi Abdul Hamid, membangun peradaban membutuhkan manusia yang berkualitas sekaligus memiliki kemandirian. Karena itu, semangat kebersamaan perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Ia mengajak jajaran PCNU untuk menjadikan semangat tersebut sebagai bagian dari program kerja ke depan.
“Sejalan dengan cita-cita besar NU untuk ‘Merawat Jagat, Membangun Peradaban’, mari kita perkuat semangat kebersamaan, kemandirian ekonomi, dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bondowoso,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjutnya, siap membuka ruang kolaborasi dengan NU. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Abdul Hamid berharap Muskercab I tidak hanya menghasilkan rumusan program untuk kepentingan organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan masyarakat Bondowoso.
Dengan demikian, keberadaan NU diharapkan semakin terasa melalui kerja-kerja nyata yang memperkuat pendidikan, ekonomi, sosial dan keagamaan.
“Pemerintah Kabupaten Bondowoso senantiasa terbuka untuk berkolaborasi demi terwujudnya masyarakat Bondowoso yang sejahtera dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Muskercab I PCNU Kabupaten Bondowoso kemudian dibuka secara resmi oleh Bupati Abdul Hamid Wahid dengan pembacaan basmalah. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan jam’iyah serta kemaslahatan masyarakat Bondowoso.(wan)
