KILASJATIM. COM, Surabaya – Di tengah industri grating yang identik dengan persaingan harga murah, hadir sebuah nama baru dengan filosofi berbeda: GRATECORE.
Nama GRATECORE berasal dari dua kata: GRATE dan CORE. Jika GRATE adalah produk yang terlihat, maka CORE adalah nilai yang tak terlihat namun paling vital — menjadi INTI yang menopang keselamatan, produktivitas, dan keberlangsungan industri.
“Kami melihat banyak pemain di industri ini bersaing soal siapa yang paling murah, bahkan dengan mengorbankan spesifikasi dan kualitas las. Kami memilih jalur berlawanan dan kami siap bersaing soal kualitas excellent.”ujar Tanti Rustina , General Manager PT Dananjaya Wira Usaha, Sabtu (3/10/2026)
GRATECORE menegaskan bahwa grating bukan sekadar pijakan kaki. Di pabrik, pelabuhan, power plant, hingga proyek konstruksi, grating adalah komponen keselamatan kerja. Kegagalan kecil pada las atau material bisa berakibat fatal.
Ditambahkan Tanti, setiap steel grating dan platform yang diproduksi dirancang untuk lebih kuat, lebih aman, dan lebih tahan lama. Karena grating bukan sekadar besi – ini soal keselamatan pekerja, kelancaran operasional, dan integritas sebuah proyek.
GRATECORE mengusung tiga pilar utama:
1. Material Full Spec: Tidak ada pengurangan ketebalan yang tidak sesuai standar.
2.. Presisi Las: Kekuatan dan kerapian las menjadi prioritas utama.
3. Daya Tahan Teruji: Dibuat untuk menopang beban industri berat dalam jangka panjang.
Dengan tagline _The Core That Supports Industry_, GRATECORE tidak hanya ingin dikenal sebagai penjual grating, tetapi sebagai partner yang menyediakan inti kekuatan bagi industri di Indonesia.
Dibalik nama GRATECORE (GRATE + CORE) terdapat komitmen yang jelas: tidak hanya menjual grating, tetapi menjadi INTI yang menopang industri nasional. Dengan prinsip _“Industri lain bersaing harga murah, kami bersaing kualitas excellent,”_ GRATECORE menetapkan arah bisnis yang tegas melalui visi, misi, dan segmentasi pasar yang terfokus.
GRATECORE tidak menyasar pasar umum tetapi fokus pada 5 sektor industri yang paling membutuhkan kualitas excellent dan tidak bisa kompromi soal kekuatan.
Tanti menyampaikan, pasar terbesar GRATECORE pada di industri yang risikonya tinggi. ” Mereka sudah kapok beli grating murah yang 6 bulan sudah berkarat atau lasnya lepas. Mereka akhirnya kembali mencari kualitas excellent, dan di situlah GRATECORE hadir.” jelasnya.
Dengan basis di Surabaya, GRATECORE siap mensuplai proyek-proyek strategis dari Sabang sampai Merauke, dengan keunggulan pengiriman cepat untuk wilayah industri Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi. (nov)
