TNI AL Kerahkan KRI dan Pesawat Cari Korban KM Virgo Transport 8

oleh -129 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
TNI AL kerahkan 4 kapal bantupencarian 130 pennumpang Kapal Virgo Transport yang tenggelam di Laut Jawa. (Foto: dok TNI AL)

KILASAJTIM.COM, Surabaya – TNI Angkatan Laut (AL) memperkuat pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa. Sejumlah kapal perang dan pesawat dikerahkan untuk membantu operasi SAR gabungan.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo.

Hingga Senin (14/9/2026), sebanyak 113 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara korban lainnya masih dalam pencarian.

Berdasarkan keterangan Dinas Penerangan TNI AL, unsur yang dikerahkan dalam operasi SAR antara lain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936 dan KAL Kumai II-13-51.

TNI AL juga mengerahkan pesawat CN-235 MPA P-8301, helikopter AS 365 N3+ dan helikopter Panther untuk mendukung pemantauan dari udara.

Unsur-unsur tersebut bergabung dengan Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, Pelindo dan Lanal Banjarmasin.

“Unsur-unsur tersebut bersinergi dengan Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, Pelindo, dan Lanal Banjarmasin,” demikian keterangan Dinas Penerangan TNI AL.

Pengerahan unsur laut dan udara dilakukan untuk memperluas penyisiran di sekitar lokasi kecelakaan. Tim SAR gabungan masih mencari korban yang belum ditemukan.

Operasi pencarian dilakukan melalui penyisiran laut dan pemantauan udara. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi juga telah membantu mengevakuasi korban.

TNI AL menyatakan akan terus mendukung operasi kemanusiaan tersebut.

“TNI Angkatan Laut berkomitmen untuk terus mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam mendukung operasi kemanusiaan hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” tulis Dinas Penerangan TNI AL.

Operasi SAR turut dipantau Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, serta jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Surabaya Berawan Seharian, Suhu Lebih Sejuk

Pencarian kini berfokus pada korban yang masih belum ditemukan, dengan kekuatan unsur laut dan udara terus dioptimalkan di lokasi kejadian. (cit)