KILASJATIM.COM, Bondowoso – Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan RS Mitra Sehat Bondowoso. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur atas progres pembangunan Rumah Sakit Mitra Sehat di Kecamatan Tapen yang kini telah mencapai sekitar 80 persen.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso KH Abdul Qodir Syam, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran manajemen RS Mitra Sehat Bondowoso, serta jamaah yang memadati lokasi acara.
Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, kepedulian, dan semangat melayani sesama.
Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW sangat relevan dengan kehidupan saat ini, terutama dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Semangat melayani sesama yang diajarkan Rasulullah SAW sejalan dengan tugas dan peran pelayanan kesehatan. Rumah sakit bukan hanya tempat berobat, tetapi juga tempat pengabdian kemanusiaan yang memberikan pertolongan dan manfaat bagi masyarakat,” ujar As’ad. Sabtu 12/9/2026.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, ia menyampaikan apresiasi atas hadirnya Rumah Sakit Mitra Sehat yang diharapkan menjadi penguat layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah utara Bondowoso.
Sementara itu, Owner Rumah Sakit Mitra Sehat, H. Imam Hidayat, mengungkapkan rasa syukur karena pembangunan rumah sakit berjalan sesuai target. Ia mengenang, saat peringatan Maulid Nabi tahun lalu, lokasi tersebut masih berupa lahan kosong. Kini, bangunan rumah sakit telah berdiri dan memasuki tahap penyelesaian akhir sebelum beroperasi.
“Alhamdulillah, sesuai target. Saat Maulid tahun lalu bangunan ini belum berdiri. Sekarang Rumah Sakit Mitra Sehat sudah berdiri dan memasuki tahap penyempurnaan. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar proses penyelesaian hingga operasional nanti berjalan lancar,” kata H. Imam Hidayat.
Saat ini, pembangunan difokuskan pada pemasangan peralatan medis, penyelesaian fasilitas pendukung, serta berbagai persiapan operasional lainnya. Kehadiran Rumah Sakit Mitra Sehat di Kecamatan Tapen diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Bondowoso bagian utara yang selama ini masih terbatas.
Pada tahap awal operasional, Rumah Sakit Mitra Sehat disiapkan dengan kapasitas 70 tempat tidur dan direncanakan berkembang menjadi 100 tempat tidur seiring peningkatan layanan dan kebutuhan masyarakat.
Selain meningkatkan akses kesehatan, rumah sakit tersebut juga diharapkan membuka peluang kerja bagi tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung dari Kabupaten Bondowoso. Dengan demikian, kehadirannya tidak hanya memberikan manfaat di bidang kesehatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan sumber daya manusia lokal.
Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama mendukung berbagai ikhtiar pembangunan yang bertujuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga Rumah Sakit Mitra Sehat segera beroperasi dan menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.(wan)
