KILASJATIM.COM, Surabaya – Aksi dugaan pencurian sepeda motor di depan Masjid Krembangan, Kecamatan Taman, Sidoarjo, berakhir dengan penangkapan seorang pria asal Surabaya. Terduga pelaku yang diduga membawa kabur sepeda motor korban berhasil dikejar dan diamankan warga sebelum polisi tiba di lokasi.
Terduga pelaku diketahui berinisial YSN (40), warga Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Saat diamankan sekitar pukul 16.30 WIB, terduga pelaku mengalami luka pada bagian belakang kepala akibat amukan massa.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban sedang melaksanakan salat di Masjid Krembangan.
Sepeda motor milik korban diparkir di depan masjid dengan kondisi kunci kontak masih menempel. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan terduga pelaku untuk membawa kabur kendaraan.
“Setelah selesai salat, korban melihat sepeda motornya sudah dibawa lari ke arah barat, menuju Pertapan Maduretno. Korban kemudian meminta bantuan warga yang melintas sambil berteriak maling,” kata Bagus, Minggu (6/9/2026).
Teriakan korban kemudian menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku hingga akhirnya berhasil menangkapnya di depan Balai Desa Pertapan Maduretno.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati terduga pelaku telah diamankan warga dalam kondisi terborgol di tiang bendera.
Bagus mengatakan, terduga pelaku mengalami luka di bagian belakang kepala, tepatnya di atas telinga kiri. Polisi kemudian membawa yang bersangkutan ke Puskesmas Taman untuk mendapatkan penanganan medis.
“Terduga pelaku mengalami luka di bagian kepala belakang, atas telinga kiri. Karena mengalami luka, kami langsung membawanya ke Puskesmas Taman untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.
Polisi Amankan Kunci L dan Mata Kunci
Dalam pemeriksaan awal, polisi turut mengamankan sebuah tas yang diduga milik terduga pelaku. Dari dalam tas tersebut, petugas menemukan satu buah kunci L dan tiga mata kunci lancip.
Barang-barang tersebut kemudian diamankan polisi untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan pencurian sepeda motor tersebut.
Setelah memperoleh perawatan di Puskesmas Taman, terduga pelaku kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan saksi-saksi. Penyidik juga melengkapi administrasi penyidikan untuk mengungkap secara lebih lanjut dugaan tindak pidana tersebut.
“Untuk proses selanjutnya, kami melakukan penyitaan barang bukti, membuat berita acara serah terima penyerahan terduga tersangka dan barang bukti dari saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan,” kata Bagus.
Polisi masih mendalami peran terduga pelaku serta barang bukti yang ditemukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor tersebut.(ara)
