293 Santri Dirawat Usai Santap MBG, Bupati Sidoarjo Ancam Tutup SPPG

oleh -124 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi akan mengecek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, buntut ratusan santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Subandi bahkan mengancam menghentikan operasional SPPG tersebut jika ditemukan persoalan perizinan.

“Besok insyaallah akan kita cek ke sana bersama dinas pengampu, termasuk perizinan dan Dinkes,” kata Subandi kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Pengecekan dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami para santri. Subandi mengatakan pemerintah daerah juga perlu memastikan seluruh aspek terkait SPPG tersebut sesuai ketentuan.

“Kita cek kenapa sampai terjadi seperti ini. Kalau izinnya tidak ada, saya suruh berhenti dulu,” tegasnya.

293 Santri Dirawat di 8 Rumah Sakit

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina mengatakan jumlah santri yang menjalani perawatan kini mencapai 293 orang. Mereka tersebar di delapan rumah sakit.

Dari jumlah tersebut, delapan santri mengalami gejala berat. Namun, kondisi mereka masih dalam pemeriksaan dan penanganan tim medis.

“Ada 293 santri dirawat di delapan rumah sakit,” ujar Lakhsmie.

Sebelumnya, ratusan santri Ponpes Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, mengalami keluhan kesehatan setelah diduga mengonsumsi makanan MBG.

Keluhan mulai muncul setelah para santri melaksanakan salat zuhur. Memasuki waktu asar, sejumlah santri mulai mengalami gejala. Menjelang magrib, jumlah santri yang membutuhkan penanganan medis bertambah dan mereka mulai dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan ambulans masih keluar-masuk area pesantren untuk membawa santri yang mengalami keluhan kesehatan.

Area ponpes juga masih dijaga personel TNI. Sementara para santri yang mengalami gejala telah mendapat penanganan di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Makassar, Pastikan Fasilitas dan Asrama Siswa Terawat

Hingga kini, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami ratusan santri masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Pengecekan terhadap SPPG Kalitengah menjadi salah satu langkah untuk mengusut kejadian tersebut. (cit)