Dari Kemerdekaan hingga Keteladanan Nabi, Warga Tenggarang Perkuat Kebersamaan

oleh -322 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kelurahan Tenggarang, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, dikemas dengan nuansa berbeda. Semangat kebangsaan dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan melalui Malam Tasyakuran HUT RI ke-81 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Kegiatan yang digelar Sabtu (29/8/2026) tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan sekaligus mensyukuri kemerdekaan Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.

Plt Kelurahan Tenggarang, Agus Rahmadi, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut sengaja melibatkan berbagai unsur masyarakat. Mulai dari Muspika Kecamatan Tenggarang, seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Tenggarang, hingga para tokoh masyarakat turut diundang dalam kegiatan tersebut.

Menurut Agus, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi penting karena kebersamaan merupakan salah satu modal utama dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendorong kemajuan wilayah.

“Momentum ini bukan hanya sekadar tasyakuran. Kita ingin bersama-sama bersyukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat,” ujar Agus, Sabtu (29/8/2026).

Ia menambahkan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga memiliki makna penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam menjaga persaudaraan, kepedulian dan sikap saling menghormati, dinilai relevan untuk terus diterapkan dalam kehidupan warga.

Agus berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada acara seremonial. Nilai persatuan, kepedulian dan gotong royong diharapkan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, seluruh masyarakat semakin kompak, guyub dan rukun. RT, RW, tokoh masyarakat serta pemerintah kelurahan harus terus bersinergi. Karena membangun Kelurahan Tenggarang tentu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Aset Tommy Soeharto Akan Dilelang Ulang Tahun Ini

Bagi Kelurahan Tenggarang, peringatan HUT RI ke-81 juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu diharapkan dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif, salah satunya melalui kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya membutuhkan kemajuan secara fisik. Penguatan karakter, akhlak, kepedulian dan rasa persaudaraan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Perpaduan dua momentum tersebut membawa pesan bahwa kemerdekaan harus dirawat dengan persatuan. Sementara persatuan perlu diperkuat dengan keteladanan, kepedulian dan semangat gotong royong.

Melalui Malam Tasyakuran HUT RI ke-81 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Kelurahan Tenggarang berharap sinergi antara pemerintah, RT/RW, tokoh masyarakat dan seluruh warga semakin kuat.

Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan Kelurahan Tenggarang yang harmonis, guyub, rukun dan terus berkembang.(wan)