KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi membuka gelaran Pekan Raya Mahasiswa (PRM) yang berpusat di Lapangan Rektorat Unesa. Agenda tahunan ini dirancang sebagai wadah pengenalan kehidupan kampus serta ruang eksplorasi minat dan bakat bagi para mahasiswa, khususnya mahasiswa baru.
Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi dengan senam bersama dan fun run yang diikuti secara antusias oleh para peserta dan panitia PRM. Memasuki malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, suasana semakin semarak saat acara pembukaan dimulai dengan pertunjukan dari UKM Reog Unesa, salah satu unit kegiatan mahasiswa yang dikenal sarat prestasi di lingkungan Unesa.
Prosesi pembukaan secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Rektor Bidang I Unesa, Prof. Dr. Martadi, M.Sn. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan tamu VIP, di antaranya Kasubdit Kesejahteraan Mahasiswa Ahmad Basri, S.Pd., M.Pd., Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (Dirmawal) Dr. Muhamad Sholeh, S.Pd., M.Pd., serta para alumni Unesa.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Martadi, M.Sn., menekankan pentingnya momentum PRM bagi perjalanan akademik dan pengembangan diri mahasiswa baru.

”PRM menjadi salah satu kesempatan emas bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih jauh berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di Unesa. Kami berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan momentum ini untuk melihat secara langsung pilihan organisasi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka,” ujar Prof. Martadi.
Ia juga mengimbau para mahasiswa tidak hanya sekadar berkunjung secara fisik, tetapi aktif menggali potensi yang ada. “Jangan hanya datang melihat-lihat booth, tetapi kenali lebih dekat aktivitas, program, dan potensi yang ditawarkan oleh masing-masing UKM,” tambahnya.
Secara keseluruhan, PRM menghadirkan 80 booth yang menjadi ruang interaksi langsung antara mahasiswa dan pengelola kegiatan. Berdasarkan data dari Liaison Officer (LO) panitia, sebanyak 67 UKM turut unjuk gigi dalam parade UKM untuk memperkenalkan keunggulan serta keaktifan organisasi mereka masing-masing.(ara)
