KILASJATIM.COM, Surabaya – PT Indomobil Global Transportasi resmi berpartisipasi dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, Surabaya.
Kehadiran Foton Indonesia dalam pameran otomotif tersebut menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar di Jawa Timur sekaligus memperkenalkan lini kendaraan niaga yang mengedepankan teknologi, efisiensi, dan aspek ramah lingkungan.
Mengusung pesan “Smarter Mobility. Better Business”, Indomobil Foton menegaskan komitmennya menghadirkan ekosistem mobilitas komersial terpadu yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas bisnis.
Langkah tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di sektor logistik dan transportasi yang terus berkembang. Kendaraan niaga tidak hanya dituntut memiliki kemampuan angkut tinggi, tetapi juga efisien dalam penggunaan energi, minim waktu henti operasional atau downtime, serta mudah dalam perawatan.
Setiap kendaraan niaga Foton dikembangkan berdasarkan kebutuhan operasional di lapangan dengan mengutamakan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan.
Optimalisasi efisiensi energi, pengurangan downtime, serta kemudahan perawatan berkala menjadi bagian dari pendekatan tersebut. Dengan demikian, armada diharapkan mampu beroperasi secara konsisten tanpa mengganggu kelancaran rantai pasok dan distribusi.
Chief Operating Officer PT Indomobil Global Transportasi, Edi Napis, mengatakan pendekatan Foton mengacu pada filosofi global yang kemudian disesuaikan dengan karakteristik pasar Indonesia.
“Melalui filosofi global Easy Move, Indomobil Foton berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang lebih cerdas. Kendaraan niaga kami dirancang agar efisien, tangguh, serta hemat biaya operasional sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi pertumbuhan bisnis di tanah air,” ujar Edi Napis.
Tekankan Efisiensi Biaya Operasional
Selain mengandalkan spesifikasi kendaraan, Foton juga menempatkan aspek finansial sebagai salah satu pertimbangan penting bagi pemilik usaha.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penawaran Total Cost of Ownership (TCO) yang rendah, daya tahan unit, serta dukungan layanan purna jual.
Dengan biaya kepemilikan dan operasional yang lebih efisien, kendaraan niaga diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi pelaku usaha.
Keunggulan tersebut turut membuat Indomobil Foton dipercaya menjadi bagian dari armada operasional sejumlah perusahaan berskala besar, terutama di sektor logistik, manufaktur, dan berbagai industri lainnya.
Bidik Potensi Pasar Jawa Timur
Surabaya dan Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat logistik sekaligus penggerak perekonomian kawasan Indonesia bagian timur.
Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan terhadap kendaraan komersial yang mampu mendukung distribusi barang secara cepat, efisien, dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaannya dalam GIIAS Surabaya 2026, Foton ingin mengambil bagian dalam mendukung kelancaran distribusi barang di kawasan regional.
Selain memperkenalkan produk, perusahaan juga berupaya memperkuat jaringan diler serta memastikan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual bagi konsumen di Jawa Timur.
Marketing Department Head Foton Indonesia, Adhiguna Wibowo, mengatakan Jawa Timur memiliki prospek pasar yang menjanjikan bagi pertumbuhan kendaraan niaga.
“Keikutsertaan Indomobil Foton di GIIAS Surabaya 2026 menjadi wujud komitmen kami untuk hadir lebih dekat dengan para pelaku usaha setempat, memberikan solusi moda transportasi niaga yang andal sekaligus memperkuat jaringan ekosistem pendukung purna jual kami di kawasan ini,” ungkap Adhiguna Wibowo.
Selama lima hari penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2026, Indomobil Foton mengundang para pelaku bisnis, mitra strategis, serta media untuk mengunjungi stan pameran.
Pengunjung dapat melihat secara langsung jajaran kendaraan niaga Foton sekaligus mengenal lebih jauh teknologi dan solusi mobilitas yang ditawarkan untuk mendukung kebutuhan operasional berbagai sektor usaha.
Kehadiran Foton di Surabaya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar kendaraan niaga Jawa Timur sekaligus membangun ekosistem transportasi komersial yang semakin terintegrasi.(ara)
