Muktamar ke-35 NU Dikawal 100+ CCTV, Semua Aktivitas Dipantau dari Command Center

oleh -50 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
PBNU Siapkan 100+ CCTV untuk Kawal Muktamar ke-35 di Jombang. (Foto: Ist)

KILASJATIM.COM, Jombang – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyiapkan lebih dari 100 kamera pengawas atau CCTV untuk mengawal pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Ratusan kamera tersebut terhubung dengan command center yang menjadi pusat pemantauan selama muktamar. Aktivitas di arena persidangan, menara, lokasi akomodasi, konsumsi hingga sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi bisa dipantau dari pusat kendali.

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf mengatakan sistem tersebut menjadi salah satu hal baru dalam penyelenggaraan muktamar.

“Ini hal yang baru dalam penyelenggaraan muktamar. Kita bisa mengetahui semua yang terjadi di arena utama, mulai tempat persidangan, tower, akomodasi, konsumsi maupun di jalan-jalan,” kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf yang dikutip, Rabu (26/8/2026).

Tak hanya memantau kondisi di lapangan, command center juga dilengkapi mekanisme pelaporan dan tindak lanjut. Setiap kejadian yang terpantau dapat diteruskan kepada petugas yang bertanggung jawab untuk segera ditangani.

Teknologi tersebut juga digunakan untuk mendukung pelayanan peserta. Data pendaftaran dan berbagai aktivitas peserta tercatat dalam sistem. Data peserta yang telah ditetapkan secara resmi bahkan dapat diketahui sebelum mereka tiba di lokasi.

Gus Ipul mengatakan penggunaan sistem tersebut diharapkan membuat penyelenggaraan muktamar lebih transparan dan terukur.

“Semua ini agar muktamar lebih transparan, terkendali dan menggunakan mekanisme yang terukur,” ujarnya.

Persiapan Muktamar Hampir Rampung

Di luar sistem pengawasan, panitia kini mematangkan pelayanan bagi peserta. Sarana dan prasarana disebut hampir seluruhnya rampung dan simulasi pelayanan mulai dilakukan.

“Persiapan terutama yang menyangkut hal-hal pelayanan terhadap peserta. Sarana-prasarana sudah hampir selesai semua. Sekarang menyempurnakan layanan dan sudah mulai simulasi,” kata Gus Ipul.

Baca Juga :  DPRD Surabaya Bahas Raperda Ekonomi Kreatif, Adi Sutarwijono: Perkuat Pelaku Usaha Lokal

Panitia juga telah memberikan bimbingan teknis kepada sumber daya manusia yang akan bertugas selama muktamar. Mereka disiapkan untuk menangani kebutuhan peserta sekaligus merespons persoalan yang muncul di lapangan.

Sementara itu, panitia telah mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk membuka Muktamar ke-35 NU. Koordinasi dengan protokol Istana juga telah dilakukan.

Panitia berharap agenda pembukaan dapat berlangsung sesuai rencana.

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Forum tersebut akan membahas berbagai persoalan organisasi serta arah perjalanan NU ke depan.

Dengan persiapan berbasis teknologi dan pengawasan terpusat, panitia berharap pelaksanaan muktamar berjalan lebih tertib, cepat dalam merespons persoalan, serta memberikan layanan yang lebih terukur bagi peserta. (cit)