Small Party with Arroma Ajak Warga Surabaya Meracik Parfum Sesuai Karakter

oleh -324 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Arroma berkolaborasi dengan Studio Tujuh Pagi menggelar Small Party with Arroma, kegiatan kreatif yang mengajak warga Surabaya mengeksplorasi berbagai aroma sekaligus meracik parfum sesuai selera dan karakter masing-masing. Kegiatan tersebut berlangsung di Studio Tujuh Pagi, Jalan Kaca Piring Nomor 6, Surabaya, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada beragam karakter aroma, tetapi juga mendapat kesempatan untuk mencoba langsung proses pencampuran hingga menghasilkan parfum personal. Dengan didampingi pengajar official Arroma, peserta bebas memilih dan memadukan aroma sesuai preferensi masing-masing.

Pengajar official Arroma, Rosana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin mengembangkan hobi meracik parfum dengan biaya yang terjangkau. Peserta juga dapat mencoba berbagai bahan yang tersedia tanpa harus membeli seluruh bahan parfum secara terpisah.

“Ini merupakan sebuah wadah kesempatan untuk mengembangkan hobi dengan biaya yang terjangkau,” ujar Rosana.

Menurut Rosana, bahan yang digunakan dalam kegiatan tersebut bersifat display. Peserta dapat mencium dan menggunakan berbagai bahan yang tersedia untuk membuat parfum secara langsung di lokasi. Konsep ini memungkinkan peserta mengenal lebih banyak jenis aroma sekaligus bereksperimen dengan berbagai kombinasi.

Kolaborasi dengan Studio Tujuh Pagi turut menghadirkan eksplorasi aroma yang lebih beragam. Pemilik Studio Tujuh Pagi, Ardhia, mengatakan peserta dapat mencoba karakter gourmand, termasuk aroma manis yang terinspirasi dari karamel dan cokelat.

“Peserta juga bisa mengeksplorasi aroma jika ingin membuat aroma gourmand, karamel, atau cokelat yang manis,” kata Ardhia.

Eksplorasi tersebut membuat peserta dapat menghubungkan karakter aroma yang mereka sukai dengan parfum yang ingin diciptakan. Aroma manis, hangat, hingga karakter khas cokelat dan karamel dapat dipadukan untuk menghasilkan wangi yang lebih personal.

Baca Juga :  IPSI Ponorogo Bertekad Cetak Pesilat Berkelas Dunia

Salah satu peserta, Amanda, mengaku menikmati kesempatan untuk membuat parfum sendiri. Menurutnya, proses tersebut memberikan ruang lebih luas bagi peserta untuk berkreasi dibandingkan membeli parfum dengan aroma yang sudah tersedia.“Seru dan bebas berkreasi menciptakan aroma yang unik sesuai karakter saya,” ujar Amanda.

Bagi Amanda, meracik parfum sendiri juga memberikan pengalaman berbeda karena peserta dapat mencoba berbagai kombinasi aroma hingga menemukan wangi yang dirasa paling sesuai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi aktivitas rekreatif, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta untuk mengenali preferensi aroma mereka. Setiap peserta dapat menentukan karakter parfum yang ingin dihasilkan, mulai dari segar, manis, hangat hingga elegan.

Kehadiran Studio Tujuh Pagi sebagai kedai cokelat sekaligus ruang kreatif turut memberikan nuansa berbeda dalam kegiatan tersebut. Karakter aroma cokelat dan karamel yang identik dengan dunia kuliner menjadi salah satu inspirasi yang dapat dieksplorasi peserta dalam menciptakan parfum.

Melalui Small Party with Arroma, kolaborasi Arroma dan Studio Tujuh Pagi menghadirkan pengalaman kreatif yang memungkinkan masyarakat mengenal dunia parfum secara lebih dekat. Peserta juga dapat membawa pulang parfum berukuran 10 mililiter hasil racikan mereka sendiri.(kar)