Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara 2026

oleh -66 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Tanda Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di The St. Regis Jakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa yang hadir mewakili Khofifah.

Penghargaan itu diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi RI Nomor 25 Tahun 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Khofifah dalam membina, memajukan, dan memperkuat koperasi sebagai bagian dari perekonomian rakyat.

Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurut dia, capaian itu merupakan hasil kerja bersama masyarakat dan insan koperasi di Jawa Timur.

“Koperasi bukan sekadar bentuk badan usaha hukum, melainkan sebuah gagasan besar tentang bagaimana ekonomi bangsa dibangun melalui semangat kebersamaan dan gotong royong,” kata Khofifah, Kamis malam, 20/8/2026.

Dia menilai koperasi harus terus berbenah menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Tata kelola profesional, transparan, akuntabel, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi dinilai menjadi kebutuhan penting.

Khofifah menyebut Jawa Timur memiliki 28.898 koperasi aktif, jumlah terbesar di Indonesia. Koperasi dan UMKM juga disebut memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah.

Pemprov Jawa Timur, lanjut dia, terus memperkuat sinergi koperasi, UMKM, dan perbankan untuk memperluas akses pembiayaan serta pasar hingga tingkat internasional.

Khofifah juga menyatakan dukungan terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digagas pemerintah pusat. Hingga kini, telah terbentuk 8.494 KDKMP di Jawa Timur.

Per akhir Juni 2026, sebanyak 1.094 koperasi telah beroperasi dengan dukungan 1.382 gerai yang mencakup sembako, kefarmasian, klinik kesehatan, logistik, pergudangan, hingga simpan pinjam. Total transaksi yang tercatat di Simkopdes mencapai Rp70 miliar.

Baca Juga :  Peringatan HKN, Khofifah: Kesehatan adalah Modal untuk Jatim Bangkit Lebih Kuat dan Hebat

“Yang terpenting adalah bagaimana menggerakkan perekonomian masyarakat dari bawah ke atas. Jangan hanya di atas tapi tidak tembus ke bawah,” ujarnya.

Sementara itu, Ferry Juliantono mengapresiasi para tokoh dan kepala daerah yang dinilai berhasil mengembangkan koperasi. Dia berharap penghargaan tersebut menjadi pemantik bagi lahirnya praktik baik yang dapat diterapkan di daerah lain.

Ferry juga mengajak insan koperasi memperkuat semangat kemitraan agar kelompok yang kuat membantu yang lemah dan yang besar memperkuat yang kecil. Dengan demikian, kemajuan ekonomi diharapkan dapat dirasakan secara lebih adil oleh seluruh masyarakat.(Den/Fri)