BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami usai Gempa M 7,7 di NTT

oleh -173 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Oplus_131072

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Menyusul gempa tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, tsunami berpotensi terjadi dengan dua tingkat ancaman, yakni siaga dan waspada.

Wilayah berstatus siaga diperkirakan berpotensi mengalami gelombang tsunami setinggi 0,5 hingga 3 meter. Daerah yang masuk kategori ini meliputi Manggarai Utara dan Ngada Utara dengan perkiraan waktu tiba pukul 05.02 WIB, Ende pukul 05.05 WIB, Flores pukul 05.15 WIB, serta Jeneponto, Sulawesi Selatan, pukul 05.13 WIB.

Sementara itu, sejumlah wilayah berstatus waspada dengan potensi tinggi gelombang kurang dari 0,5 meter. Daerah tersebut meliputi Flores Timur yang diperkirakan terdampak pada pukul 05.15 WIB, Bima pukul 05.12 WIB, Dompu pukul 05.19 WIB, serta Wajo, Sulawesi Selatan, pukul 06.01 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak agar tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, dan segera menjauhi kawasan pantai hingga ada pernyataan resmi bahwa kondisi telah dinyatakan aman.

Hingga saat ini, BMKG masih terus memantau perkembangan aktivitas gempa dan potensi tsunami serta akan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala. (cit) 

Baca Juga :  Jatim Kirim 64,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Target 100 Ton