KILASJATIM.COM, Bondowoso – Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, rezeki, kesehatan, keselamatan, dan keberkahan yang telah diberikan, Pemerintah Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, menggelar Slametan Desa yang dirangkai dengan Sosialisasi Kesehatan Masyarakat dan Doa Bersama di Balai Desa Cindogo, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Cindogo, Faruk Amrullah, dan dihadiri KH. Junaedi Mukti, KH. Munawwir As Syadili, Lora Muhammad Hisyam Kholid, Camat Tapen, Danramil Tapen, Kapolsek Tapen, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan unsur lembaga kemasyarakatan Desa Cindogo.
Mengusung tema “Desa Cindogo Bersatu Menuju Masyarakat Sehat dan Sejahtera”, kegiatan ini bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan nikmat, rezeki, kesehatan, keselamatan, serta keberkahan yang telah dianugerahkan kepada masyarakat Desa Cindogo. Di sisi lain, slametan desa menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan agar seluruh warga senantiasa dijauhkan dari berbagai musibah, bencana, maupun wabah penyakit. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan semangat persatuan, dan mengokohkan budaya gotong royong sebagai fondasi dalam mewujudkan Desa Cindogo yang sehat, aman, dan sejahtera.
Kepala Desa Cindogo, Faruk Amrullah, mengatakan bahwa Slametan Desa merupakan warisan budaya yang sarat makna dan harus terus dilestarikan. Menurutnya, tradisi tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memanjatkan doa demi keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.
“Slametan Desa ini adalah bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang telah diberikan. Melalui doa bersama ini, kami berharap Desa Cindogo selalu berada dalam lindungan-Nya, dijauhkan dari segala musibah, bencana, maupun wabah penyakit, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, tenteram, dan sejahtera,” ujar Faruk.
Faruk menambahkan, pelaksanaan sosialisasi kesehatan yang dirangkaikan dengan Slametan Desa menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Kami ingin tradisi ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami menghadirkan sosialisasi kesehatan agar warga semakin memahami pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Semoga semangat gotong royong, kepedulian, dan persatuan yang terbangun melalui kegiatan ini mampu menjadi modal dalam mewujudkan Desa Cindogo yang semakin maju, sehat, dan sejahtera,” pungkasnya.
Ratusan warga tampak memadati Balai Desa Cindogo untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat. Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan yang mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit menular maupun tidak menular, serta peningkatan kesadaran terhadap kesehatan jiwa.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup. Selain menjadi sarana edukasi, Slametan Desa juga menjadi wadah mempererat kebersamaan antarwarga sehingga nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial tetap terjaga.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan Desa Cindogo agar senantiasa diberikan kesehatan, ketenteraman, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Tradisi yang terus dilestarikan ini diharapkan menjadi perekat persaudaraan sekaligus penguat semangat masyarakat dalam membangun Desa Cindogo yang religius, sehat, dan semakin maju.(wan)
