Bondowoso Perkuat Komitmen Jaga Warisan Dunia, Optimistis Ijen UNESCO Global Geopark Kembali Pertahankan Status

oleh -463 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga sekaligus mengembangkan Ijen UNESCO Global Geopark sebagai warisan dunia yang memberikan manfaat bagi kelestarian alam, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Optimisme tersebut mengemuka dalam Closing Meeting dan Farewell Party Revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark Tahun 2026 yang menjadi penutup rangkaian revalidasi UNESCO di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melalui Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, menyampaikan apresiasi kepada tim evaluator UNESCO, Andreas Joseph Schurrle dan Li Yue, yang telah melaksanakan proses revalidasi sejak 2 hingga 6 Agustus 2026.

As’ad menegaskan, proses revalidasi bukan sekadar penilaian untuk mempertahankan status Ijen UNESCO Global Geopark. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan tata kelola kawasan geopark agar semakin berkualitas dan berkelanjutan.

“Setiap masukan dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami dalam memperkuat pengelolaan Ijen UNESCO Global Geopark di masa mendatang,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menjelaskan, Bondowoso yang dikenal dengan julukan The Highland Paradise memiliki bentang alam luar biasa sebagai bagian dari kawasan Gunung Ijen Purba yang memiliki 22 anak gunung. Kekayaan geologi tersebut menjadi modal utama pembangunan daerah yang berorientasi pada konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso senantiasa mengembangkan kawasan Geopark berdasarkan tiga pilar utama UNESCO Global Geopark, yakni konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Ketiga prinsip tersebut diyakini mampu menjaga kelestarian warisan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain potensi geologi, Bondowoso juga memiliki komoditas unggulan berupa Kopi Arabika Java Ijen Raung dan Kopi Arabika Hyang Argopuro yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis. Keberadaan dua produk tersebut menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat Bondowoso di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Bupati Bondowoso Hadiri Multaqo Ulama Nasional: Ulama dan Pesantren Didorong Berperan Aktif Wujudkan Swasembada Pangan

Komitmen terhadap pengembangan Geopark juga diwujudkan melalui sektor pendidikan. Nilai-nilai Geopark telah diintegrasikan ke dalam pembelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah agar generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan menjaga kekayaan geologi, hayati, serta budaya daerahnya.

As’ad menambahkan, keberadaan Ijen UNESCO Global Geopark telah memberikan dampak nyata bagi Bondowoso. Kunjungan wisatawan terus meningkat, aktivitas ekonomi masyarakat berkembang, dan sektor pariwisata semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap hasil revalidasi tahun ini mampu kembali mempertahankan status Ijen UNESCO Global Geopark. Harapan tersebut diiringi komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar kawasan Geopark semakin mampu menjaga kelestarian alam, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.(wan)