KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menegaskan komitmennya memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui perayaan Dies Natalis ke-45 yang digelar selama lebih dari tiga bulan, April hingga Juli 2026. Sebanyak 32 kegiatan di bidang akademik, penelitian, pengabdian masyarakat, kerja sama internasional, budaya, dan kesehatan mewarnai perayaan tersebut.
Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, mengatakan Dies Natalis menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi kampus agar semakin berdampak bagi masyarakat dan mampu bersaing di tingkat global. “Dies Natalis ke-45 ini menjadi momentum bagi Unitomo untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berdampak dan berkelanjutan, dengan memperkuat kolaborasi global serta inovasi akademik,” terang Siti Marwiyah.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-45, Amirul Mustofa, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menunjukkan sinergi antarfakultas dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi. “Selama tiga bulan pelaksanaan, kami menghadirkan 32 kegiatan yang mencakup bidang ilmiah, kerja sama internasional, pengabdian masyarakat, hingga budaya dan kesehatan. Ini menunjukkan komitmen Unitomo dalam mengintegrasikan Tridarma secara nyata,” kata Amirul.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, berharap Unitomo terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perubahan dan mampu melahirkan lulusan berdaya saing global.
Apresiasi juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., yang menilai Unitomo konsisten meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan tata kelola institusi. “Unitomo telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam peningkatan kualitas akademik dan tata kelola perguruan tinggi. Kami berharap capaian ini terus ditingkatkan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dyah Sawit.
Puncak Dies Natalis ke-45 digelar di Auditorium Ki Moh Saleh, Kampus Unitomo, ditandai prosesi senat, pemotongan 45 tumpeng, serta pemberian penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka bagi kemajuan institusi.(tok)
