KILASJATIM.COM, Surabaya – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026, kontingen Untag Surabaya sukses membawa pulang 20 medali, terdiri atas 6 emas, 6 perak, dan 8 perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Bung Tomo, Surabaya, pada 19–21 Juni 2026 itu diikuti atlet dari berbagai daerah, klub, sekolah, perguruan tinggi, dan instansi di Indonesia. Untag Surabaya menurunkan 22 mahasiswa dari berbagai program studi.
Prestasi tersebut diraih dari nomor Poomsae dan Kyorugi di bawah pembinaan Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom., sekaligus mempertegas konsistensi UKM Taekwondo Untag Surabaya dalam mencetak atlet berprestasi.
Salah satu peraih medali perunggu nomor Kyorugi Senior Prestasi Under 58 kilogram, Zenicio Xavier Brito De Carvalho, mahasiswa Program Studi Informatika, mengaku persaingan berlangsung sangat ketat karena diikuti atlet-atlet berpengalaman. “Lawan yang paling berat adalah atlet yang memiliki pengalaman bertanding tinggi dan strategi yang matang. Tantangan terbesar adalah menjaga fokus dan konsistensi selama pertandingan berlangsung,” terang Zenicio.
Zenicio menilai pengalaman bertanding di level nasional memberikan pelajaran berharga bagi pengembangan dirinya sebagai atlet. “Saya belajar bahwa disiplin, kerja keras, konsistensi, dan mental yang kuat merupakan faktor penting untuk mencapai hasil terbaik dalam sebuah kompetisi,” lanjutya.
Sementara itu, peraih medali emas nomor Poomsae Beregu, Vanessa Devi Yovita, mahasiswi Program Studi Administrasi Bisnis, mengaku bangga atas pencapaian timnya setelah melalui persiapan panjang dan harus membagi waktu antara kuliah dan latihan. “Rasanya senang dan bangga sekali. Walaupun sempat gugup sebelum bertanding, kami bisa saling mendukung hingga akhirnya semua perjuangan terbayar dengan medali emas,” ungkap Vanessa.
Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Untag Surabaya sekaligus memotivasi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(tok)
