Layani Petani, DPKP Bondowoso Turunkan Mobil Klinik Pertanian hingga Pelosok Desa

oleh -403 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Akses petani terhadap layanan konsultasi dan pendampingan kini semakin mudah. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bondowoso menghadirkan inovasi Mobil Klinik Pertanian, sebuah layanan bergerak yang mendatangi langsung sentra-sentra pertanian untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani.

Program tersebut menyapa petani di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Selasa (28/7/2026). Kehadiran tim DPKP disambut antusias karena para petani dapat berkonsultasi secara langsung tanpa harus datang ke kantor dinas.

Kepala DPKP Bondowoso, Mulyadi, menjelaskan bahwa Mobil Klinik Pertanian lahir sebagai bentuk transformasi pelayanan publik di sektor pertanian. Konsep yang diusung adalah mendekatkan pemerintah kepada masyarakat sehingga berbagai kebutuhan petani dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

“Melalui Mobil Klinik Pertanian, kami ingin memastikan petani memperoleh pendampingan secara langsung. Mereka bisa menyampaikan berbagai kendala di lapangan dan mendapatkan solusi teknis saat itu juga,” ujarnya.

Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya menghadirkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), tetapi juga diperkuat Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) bersama tim teknis DPKP yang memiliki keahlian di berbagai bidang.

Dengan demikian, setiap persoalan yang disampaikan petani dapat dikaji secara menyeluruh, mulai dari teknik budidaya, pola pemupukan, pengendalian hama dan penyakit tanaman, analisis kesuburan lahan, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pengembangan usaha tani agar lebih produktif dan berdaya saing.

Mulyadi menegaskan, pelayanan bergerak ini diharapkan mampu mempercepat penanganan persoalan pertanian sekaligus memperkuat pendampingan kepada petani sebagai pelaku utama pembangunan sektor pertanian di Bondowoso.

“Kami ingin pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, kami yang datang ke petani, bukan sebaliknya. Harapannya, berbagai persoalan di lapangan bisa segera ditemukan jalan keluarnya sehingga produktivitas pertanian terus meningkat,” katanya.

Baca Juga :  Program Rantas Bergerak, Wabup As'ad Pastikan Rekonstruksi Jalan Wringin–Palinggihan Berkualitas

Mobil Klinik Pertanian mengusung semangat Melayani, Mendampingi, dan Memberikan Solusi. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung terwujudnya visi Bondowoso Berkah melalui sektor pertanian yang menjadi penyangga utama perekonomian daerah.

Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i turut memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan DPKP. Menurutnya, pelayanan yang langsung menyentuh petani merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian.

“Saya mengapresiasi program Mobil Klinik Pertanian ini. Semoga dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang besar bagi para petani. Sesuai harapan Bupati Bondowoso, pertanian adalah ruh daerah ini sehingga harus mendapat perhatian penuh agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

As’ad juga mengajak para petani memanfaatkan layanan tersebut sebaik mungkin. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan petani mampu mendorong peningkatan hasil pertanian serta memperkuat perekonomian masyarakat.

“Ketika pemerintah hadir memberikan pelayanan dan pendampingan, maka semangat petani juga harus semakin kuat. Jika keduanya berjalan beriringan, saya yakin sektor pertanian Bondowoso akan semakin maju dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.(wan)