Bank Jatim dan Bank NTT  Bersinergi Hadirkan  Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

oleh -27 Dilihat
Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terkait Layanan Jasa Remitansi Kemitraan di Kantor Pusat Bank Jatim , Rabu (22/7). (ist/dok)

KILASJATIM. COM, Surabaya – .PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank Pembangunan Daerah (BPD) guna menghadirkan layanan keuangan yang semakin inklusif, efisien, dan berdaya saing.

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terkait Layanan Jasa Remitansi Kemitraan yang dilaksanakan pada Rabu (22/7). Bertempat di Kantor Pusat Bank Jatim, perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Menengah, Korporasi & Kelembagaan Bank Jatim Arif Suhirman bersama Direktur Dana & Treasury Bank NTT Heru Helbianto.

Direktur Menengah, Korporasi & Kelembagaan Bank Jatim Arif Suhirman menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam mengembangkan layanan transaksi internasional berbasis digital sekaligus memperkuat sinergi di antara Bank Pembangunan Daerah.

”Kolaborasi merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan industri perbankan yang lebih kuat dan kompetitif. Melalui kerja sama ini, Bank Jatim tidak hanya memperluas cakupan layanan remitansi, tetapi juga memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi BPD lain dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin modern, aman, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Arif.

Menurutnya, transformasi digital yang dijalankan Bank Jatim tidak hanya berfokus pada pengembangan layanan internal, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan yang terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses layanan perbankan yang lebih cepat, mudah, dan terpercaya.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup layanan transaksi penerimaan dana oleh nasabah Bank NTT dari pengirim dana di luar negeri melalui Money Transfer Operator (MTO) yang telah bekerja sama dengan Bank Jatim. Pada tahap awal, layanan remitansi kemitraan tersebut melayani koridor Malaysia, Hong Kong, serta negara-negara lainnya yang telah memiliki kerja sama dengan Bank Jatim.

Baca Juga :  Bank Jatim Dukung Revitalisasi Pasar Kembang Surabaya

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan remitansi, khususnya bagi para pekerja migran Indonesia dan keluarganya. Dengan memanfaatkan jaringan MTO yang dimiliki Bank Jatim, proses penerimaan dana dapat dilakukan secara lebih efektif, aman, dan andal melalui jaringan Bank NTT,” terang Arif.

Selain menghadirkan layanan remitansi, kedua bank juga sepakat untuk melakukan pengembangan sistem teknologi informasi pada masing-masing institusi sekaligus membangun integrasi sistem guna mendukung kelancaran operasional layanan.

Pengembangan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses transaksi berlangsung secara cepat, akurat, dan sesuai dengan standar keamanan perbankan. Dalam implementasinya, Bank Jatim akan menyiapkan jaringan koneksi untuk proses pembayaran kepada penerima dana atas sejumlah uang yang diteruskan kepada Bank NTT.

Sementara itu, Bank NTT juga akan melakukan pengembangan sistem di sisi internal agar layanan penerimaan dana dari luar negeri dapat terintegrasi secara optimal dengan sistem Bank Jatim. Melalui kerja sama ini, perseroan optimistis sinergi antar BPD akan semakin kuat dalam menghadirkan inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Di sisi lain, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendukung peningkatan inklusi keuangan nasional, memperluas akses layanan transaksi internasional, serta memperkokoh posisi Bank Jatim sebagai salah satu BPD yang terus berinovasi melalui transformasi digital dan pengembangan ekosistem layanan perbankan yang berkelanjutan. (nov)