Unair Percepat Pembangunan Gedung Baru FIKKIA Banyuwangi, Perkuat Pendidikan Kedokteran di Jawa Timur

oleh -856 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Universitas Airlangga (Unair) mempercepat pembangunan gedung baru Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) di Banyuwangi sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan kedokteran dan kesehatan di wilayah timur Pulau Jawa. Revitalisasi kampus yang berlokasi di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2026.

Pengembangan fasilitas pendidikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat layanan kesehatan, sekaligus mendorong lahirnya tenaga profesional di bidang kesehatan dan sains.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik rencana pembangunan gedung baru tersebut. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

“Kehadiran perguruan tinggi, termasuk FIKKIA Unair, bukan sekadar menambah institusi pendidikan saja di Banyuwangi, namun mereka adalah mesin pengungkit pembangunan daerah. Dari kampus, kami berharap lahir dokter, tenaga kesehatan, ilmuwan, peneliti, dan inovator yang bukan hanya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mempercepat kenaikan kualitas SDM Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Selain peningkatan fasilitas pendidikan, Ipuk juga berharap pembangunan gedung baru tetap mengedepankan identitas budaya lokal melalui penerapan arsitektur khas Banyuwangi pada desain bangunan.

“Kami menitipkan kelestarian warisan arsitektur khas lokal dengan cara agar setiap gedung yang dibangun di Banyuwangi menampilkan desain dan ornamen khas Banyuwangi. Selain tentunya fasilitas dan sarana prasarana lainnya tetap harus menjadi prioritas,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FIKKIA Unair, Dr. Rahadian Indarto Susilo, menjelaskan pembangunan gedung baru merupakan bagian dari komitmen Universitas Airlangga dalam meningkatkan mutu pendidikan sejak kampus Unair hadir di Banyuwangi pada 2014.

Menurutnya, pengembangan infrastruktur menjadi kebutuhan seiring berkembangnya program studi, terutama setelah hadirnya Program Studi Kedokteran di Banyuwangi.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Bongkar Penyalahgunaan BBM Subsidi, Tujuh Tersangka Diamankan

“Sekarang kami sudah memiliki Program Studi Kedokteran di Banyuwangi. Untuk terus meningkatkan kualitas tersebut, kami berencana membangun fasilitas gedung baru,” kata Rahadian.

Gedung baru tersebut akan dibangun di kompleks Kampus FIKKIA Unair Mojopanggung yang saat ini menjadi pusat kegiatan perkuliahan Program Studi Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Revitalisasi direncanakan dimulai pada 2026 dengan pembangunan gedung setinggi empat lantai yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang proses pembelajaran.

Saat ini, FIKKIA Unair Banyuwangi memiliki empat program studi, yakni S1 Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran Hewan, dan Akuakultur. Fakultas tersebut merupakan pengembangan dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) yang pertama kali dibuka pada 2014 sebelum resmi bertransformasi menjadi FIKKIA pada 2023.

Dengan pembangunan gedung baru tersebut, Universitas Airlangga berharap mampu meningkatkan kapasitas pendidikan, memperkuat kualitas lulusan, serta menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan di kawasan timur Jawa.(zul)

No More Posts Available.

No more pages to load.