Penantian Berakhir, Honor 2.880 Guru PAUD Bondowoso Resmi Masuk Rekening

oleh -436 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Penantian ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bondowoso akhirnya berakhir. Pemerintah Kabupaten Bondowoso mulai menyalurkan honor kepada 2.880 guru PAUD setelah Dana Alokasi Umum (DAU) bidang pendidikan dari pemerintah pusat diterima dan tersedia di kas daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menjelaskan proses pencairan dapat dilakukan setelah pemerintah daerah memperoleh kepastian ketersediaan anggaran dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Setelah seluruh tahapan administrasi diselesaikan, dana langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Menurut Taufan, DAU bidang pendidikan telah masuk ke kas daerah pada 25 Juni 2026. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pendidikan segera mengajukan pencairan sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso agar hak para guru PAUD dapat segera diterima.

“Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung sektor pendidikan, salah satunya pembayaran honor bagi 2.880 guru PAUD sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bondowoso,” ujar Taufan saat ditemui di kantornya, Selasa (7/7/2026).

Pada tahap ini, honor dibayarkan untuk empat bulan sekaligus, yakni Maret, April, Mei, dan Juni 2026. Sementara honor Januari dan Februari telah lebih dahulu disalurkan pada Maret lalu.

Ia menegaskan, pembayaran honor tetap diberikan selama 12 bulan dalam satu tahun anggaran. Adapun keterlambatan yang terjadi bukan karena pemerintah daerah menghentikan pembayaran, melainkan menyesuaikan jadwal penyaluran DAU pendidikan dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, hari ini honor sudah masuk ke rekening para guru. Begitu anggaran tersedia, kami langsung menuntaskan proses pencairannya sesuai arahan Bupati,” katanya.

Besaran honor yang diterima guru PAUD berbeda sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagian menerima Rp350 ribu per bulan, sedangkan sebagian lainnya memperoleh Rp250 ribu setiap bulan.

Baca Juga :  Peduli korban Kebakaran, Istri BHS Langsung Sambangi Rumah Korban

Taufan mengakui keterlambatan pembayaran sempat menjadi perhatian karena para guru tentu berharap honor diterima secara rutin setiap bulan. Namun, begitu dana tersedia, pemerintah daerah bergerak cepat menyelesaikan seluruh proses administrasi agar pembayaran tidak kembali tertunda.

Ia menambahkan, guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta kemampuan dasar anak pada masa usia emas atau golden age. Karena itu, kesejahteraan para pendidik menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

“Peningkatan kesejahteraan guru PAUD merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memajukan dunia pendidikan. Bahkan sejak tahun lalu honor bagi guru yang memenuhi ketentuan telah dinaikkan sebesar Rp50 ribu, dari Rp300 ribu menjadi Rp350 ribu per bulan,” pungkasnya.(wan)