Jejak Purba Bondowoso: Merawat Warisan Leluhur, Menghidupkan Budaya untuk Generasi Masa Depan

oleh -467 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Festival Jejak Purba Bondowoso bertajuk Merawat Warisan dan Menghidupkan Budaya digelar di Museum Terbuka Megalitik Bondowoso, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang diisi dengan parade budaya dan berbagai penampilan seni tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Kabupaten Bondowoso.

Mewakili Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Dra. Nunung Setianingsih, M.M., menyampaikan bahwa Bondowoso tidak hanya dianugerahi keindahan alam, tetapi juga memiliki kekayaan sejarah yang luar biasa. Jejak peradaban masa lalu, mulai dari situs megalitik, tradisi leluhur, hingga kesenian rakyat merupakan identitas daerah yang wajib dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Menurutnya, warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lampau untuk dikenang, melainkan sumber inspirasi dan kekuatan dalam membangun masa depan. Melalui seni dan tradisi, masyarakat dapat memperkuat jati diri daerah, menumbuhkan rasa bangga generasi muda, serta mempererat persatuan di tengah keberagaman.

Dalam kesempatan tersebut, Nunung Setianingsih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas budaya, pelaku seni, akademisi, dan masyarakat yang selama ini konsisten menjaga serta mengembangkan kekayaan budaya Bondowoso. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat merawat warisan leluhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Pelestarian budaya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan media agar kekayaan budaya Bondowoso tetap lestari serta mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya harus menjadi gerakan bersama. Selain menjaga keberadaan situs dan tradisi yang ada, upaya tersebut juga harus mampu mendorong pemanfaatan budaya sebagai sarana edukasi, penguatan identitas daerah, serta pengembangan sektor pariwisata.

Baca Juga :  Dua Rumah di Asemrowo Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lebih lanjut, Nunung berharap generasi muda dapat terlibat aktif dalam upaya pelestarian budaya melalui berbagai inovasi kreatif. Pemanfaatan teknologi digital dinilai penting untuk mendokumentasikan, mengembangkan, dan mempromosikan situs budaya serta pengetahuan lokal agar semakin dikenal luas oleh masyarakat.

“Bondowoso harus mampu menjadi daerah yang maju tanpa kehilangan akar sejarah dan identitas budayanya. Karena itu, warisan budaya yang kita miliki harus terus dirawat, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Melalui Festival Jejak Purba Bondowoso ini, diharapkan lahir berbagai gagasan baru dan komitmen bersama untuk merawat jejak peradaban masa lalu demi generasi masa depan. Kegiatan yang berlangsung meriah dengan parade budaya dan penampilan seni tersebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya Bondowoso sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kekayaan situs megalitik yang penting di Indonesia.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.