Surabaya Susun Road Map Kota Tangguh Iklim

oleh -1040 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya bersama Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Kristen Petra (UK Petra) mulai menyusun peta jalan (road map) Blue-Green Infrastructure (BGI) sebagai langkah menghadapi ancaman banjir dan suhu ekstrem akibat perubahan iklim. Inisiatif tersebut dibahas dalam workshop: Blue-Green Infrastructure in Surabaya, yang digelar di Auditorium Kebun Raya Mangrove Surabaya, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, dan organisasi masyarakat sipil yang terlibat dalam perencanaan tata ruang, hidrologi, hingga mitigasi perkotaan.

Dekan FTSP UK Petra, Rully Damayanti, S.T., M.Art., Ph.D., mengatakan Surabaya menghadapi tantangan serius berupa minimnya ruang terbuka yang membuat kota semakin rentan terhadap banjir dan suhu ekstrem. “Workshop ini memperkenalkan konsep Blue-Green Infrastructure yang relatif masih baru di Surabaya, sekaligus memulai penyusunan peta jalan BGI untuk Kota Surabaya,” terang Rully.

BGI merupakan pendekatan pembangunan kota yang mengintegrasikan pengelolaan air dan ruang hijau sebagai solusi berbasis alam untuk meningkatkan kualitas lingkungan, ketahanan iklim, dan keberlanjutan perkotaan. Implementasinya dapat diwujudkan melalui taman air, atap hijau, sengkedan, hingga sistem drainase berkelanjutan.

Narasumber utama workshop, Prof. Robby Soetanto, profesor dari Loughborough University, Inggris Raya sekaligus alumni Teknik Sipil UK Petra, menegaskan pentingnya pembangunan kota yang seimbang antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. “Pendekatan berbasis alam menjadi semakin penting untuk memastikan kota tetap layak huni dan berkelanjutan di masa depan,” kata Prof. Robby.

Selain menghadirkan akademisi internasional, UK Petra juga menerjunkan enam dosen lintas disiplin untuk mendampingi peserta dalam merumuskan arah pengembangan BGI di Surabaya. Rully berharap kolaborasi antara UK Petra dan Pemkot Surabaya dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan Surabaya sebagai kota yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Pemilihan Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai lokasi kegiatan juga dinilai strategis karena kawasan tersebut berpotensi menjadi proyek percontohan penerapan konsep BGI di masa mendatang.

Baca Juga :  Final Seleksi Sekda Surabaya: Siapa yang Dipilih Eri Cahyadi?

Workshop yang dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, S.Farm., Apt., ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam merancang masa depan Surabaya yang lebih berkelanjutan.(tok)