Dari Keluarga Sederhana Kuliah di Taiwan, Tiga Mahasiswa Unusa Lulus Double Degree

oleh -116 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tiga mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih prestasi global. Melalui Program International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE), mereka berhasil meraih gelar ganda (double degree) dari St. John’s University Taiwan.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muchsin Maulana, Birrul Walidain Al Musthofa, dan Muhammad Halili. Mereka menjadi bagian dari tujuh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Unusa yang diwisuda di St. John’s University pada 6 Juni 2026. Program INTENSE merupakan kerja sama Unusa dengan St. John’s University yang didukung Kementerian Pendidikan Taiwan untuk menyiapkan talenta internasional melalui kolaborasi pendidikan dan industri.

Muhammad Halili mengaku momen wisuda menjadi pengalaman yang membahagiakan sekaligus mengharukan karena keluarga hanya dapat menyaksikan prosesi secara daring. “Senang akhirnya bisa wisuda, meski terasa berbeda karena orang tua tidak bisa hadir langsung dan hanya menyaksikan melalui live streaming,” kata Halili.

Selama menempuh studi di Taiwan, ketiganya harus beradaptasi dengan bahasa, budaya, sistem pendidikan, hingga cuaca yang berbeda. Halili menyebut bahasa Mandarin menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi. “Awalnya cukup berat karena bahasa Mandarin dan lingkungan yang benar-benar baru. Namun seiring waktu, kemampuan bahasa dan komunikasi kami semakin berkembang,” lanjut Halili.

Pengalaman belajar juga dipadukan dengan praktik kerja di industri Taiwan. Birrul Walidain Al Musthofa menilai kesempatan tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga. “Kami tidak hanya kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja langsung di industri. Ini membuka wawasan dan meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing secara global,” ujar Birrul.

Sementara itu, Muchsin Maulana mengaku tidak pernah membayangkan bisa menempuh pendidikan internasional hingga meraih gelar dari kampus luar negeri. “Kami belajar di lingkungan internasional, berinteraksi dengan berbagai budaya, sekaligus memperoleh peluang karier yang lebih luas,” tutur Muchsin. Menariknya, setelah lulus ketiganya berencana membangun karier profesional di Taiwan guna menambah pengalaman kerja internasional.

Baca Juga :  Wamenag Pastikan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Resmi Dibubarkan

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., ASEAN.Eng., mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia, termasuk penerima KIP-K, mampu berprestasi di tingkat global apabila mendapatkan kesempatan dan dukungan yang tepat. “Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dan berprestasi di tingkat global,” tegas.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Unusa dalam membuka akses pendidikan dan pengalaman internasional bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi.