400 Pasangan Mendaftar, ASHA IVF Buka 170 Slot Pemeriksaan Kesuburan Gratis

oleh -621 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Surabaya 2026, ASHA IVF Indonesia menggelar program sosial bertajuk “ASHA Open House: Celebrate Hope with ASHA”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pasangan muda akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesuburan sejak dini sebagai langkah awal mewujudkan impian memiliki buah hati.

Program yang diselenggarakan secara gratis tersebut digelar serentak di tiga cabang ASHA IVF Indonesia, yakni ASHA IVF Waron Hospital, ASHA IVF PHC, dan ASHA IVF Jaladri RSPAL dr Ramelan Surabaya. Sebanyak 170 pasangan muda terpilih mengikuti kegiatan yang menyediakan layanan pemeriksaan dan konsultasi kesuburan secara komprehensif.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fertilitas, dr. dr. Amang Surya Priyanto, SpOG, F-MAS, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap meningkatnya jumlah pasangan usia produktif yang mengalami kendala kesuburan, namun belum menyadari pentingnya pemeriksaan sejak dini.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Dalam waktu lima hari sejak pendaftaran dibuka, lebih dari 400 pasangan mendaftarkan diri. Namun karena keterbatasan kuota, hanya 170 pasangan yang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Cukup banyak pasangan yang memiliki problem fertility. Kami buka hanya 170 slot, namun yang mendaftar lebih dari 400 pasangan. Karena itu kami melakukan screening secara ketat untuk memastikan pasangan mana yang membutuhkan penanganan segera,” ujar dr. Amang, Minggu (31/5).

Setiap peserta memperoleh paket layanan lengkap yang mencakup pemeriksaan kesuburan, konsultasi privat dengan dokter spesialis, ringkasan hasil pemeriksaan secara tertulis, serta rekomendasi program yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasangan. Nilai layanan yang diterima setiap peserta mencapai Rp1,2 juta.

Melalui ASHA Open House, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter fertilitas dan menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG) dasar guna memahami kondisi kesehatan reproduksi mereka.

Baca Juga :  ASHA IVF Indonesia Gelar Fertility Talk, Ada Hadiah  Program Bayi Tabung Gratis

“Kami percaya bahwa harapan untuk memiliki buah hati dimulai dari keberanian untuk mengenali kondisi diri sendiri. Banyak pasangan datang terlambat karena menganggap masalah kesuburan akan membaik dengan sendirinya. Padahal semakin dini diperiksa, semakin besar peluang keberhasilannya,” tambahnya.

Selain pemeriksaan kesuburan, peserta juga memperoleh Fertility Starter Assessment serta panduan awal mengenai program kehamilan (promil) yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing pasangan.

ASHA IVF berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta menghilangkan stigma atau keraguan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sejak dini.

“Di momen ulang tahun Kota Surabaya, kami ingin menghadirkan harapan baru bagi keluarga-keluarga yang sedang menantikan kehadiran buah hati,” kata dr. Amang.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesuburan sebaiknya tidak ditunda. Semakin cepat dilakukan, semakin besar peluang untuk menemukan solusi yang tepat apabila terdapat masalah reproduksi.

Menurutnya, perkembangan teknologi reproduksi saat ini juga semakin maju sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara lebih efektif. Sebaliknya, menunda pemeriksaan justru dapat memperbesar risiko karena faktor usia berpengaruh terhadap kualitas dan jumlah sel telur, sekaligus meningkatkan risiko bagi ibu maupun janin saat kehamilan.

“Semakin bertambah usia, tidak hanya jumlah dan kualitas telur yang berkurang, tetapi juga risiko kehamilan bagi ibu dan janin akan meningkat. Karena itu yang diperlukan adalah kesadaran dari diri sendiri. Jangan menunda-nunda karena hanya akan menambah masalah, termasuk biaya penanganan yang bisa menjadi lebih besar,” pungkas dr. Amang.(ara)