Lagu Viral MBG “Mas Bahlil Ganteng” Ramai di Medsos, Diduga Dibuat dengan Teknologi AI

oleh -586 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Lagu viral berjudul MBG (Mas Bahlil Ganteng) tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Lagu yang memiliki judul asli My Little Bolu Ketan itu mendadak populer setelah dikaitkan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Popularitas lagu tersebut semakin melejit setelah Bahlil mengaku penasaran dengan sosok kreator di balik lagu yang ramai digunakan sebagai latar berbagai video pendek dan konten hiburan. Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar itu menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan pencipta lagu tersebut.

Lagu MBG dikenal lewat lirik-lirik jenaka yang memadukan pujian, candaan, hingga berbagai istilah yang akrab di kalangan pengguna media sosial. Keunikan liriknya membuat lagu ini cepat menyebar dan menjadi tren di berbagai platform digital.

Berdasarkan penelusuran di media sosial, lagu tersebut pertama kali dipopulerkan oleh akun @vokaliz_netizen. Akun tersebut dikenal sering membuat lagu-lagu bertema isu viral yang sedang menjadi perhatian publik.

Menariknya, lagu MBG diduga tidak diciptakan melalui proses komposisi musik konvensional. Lagu ini disebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mengolah lirik dan musik secara otomatis.

Lirik lagu tersebut berasal dari berbagai komentar jenaka warganet yang beredar di media sosial. Komentar-komentar itu kemudian dirangkai menjadi sebuah lagu dengan nuansa humor dan satire ringan yang menghibur.

Fenomena MBG menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi AI mulai dimanfaatkan untuk menghasilkan konten hiburan yang cepat, kreatif, dan relevan dengan isu yang sedang berkembang. Perpaduan teknologi dengan budaya internet membuat lagu tersebut mudah diterima oleh pengguna media sosial, khususnya generasi muda.

Belakangan, lagu MBG kembali menjadi sorotan setelah Bahlil Lahadalia menanggapi langsung viralnya lagu tersebut. Ia mengaku penasaran dengan sosok pembuat lagu dan berharap dapat bertemu untuk berbincang secara langsung.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong Mandatori Bioetanol E5 dan E10, Bahlil: Strategi Ketahanan Energi Nasional

Meski mengapresiasi kreativitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital, Bahlil mengingatkan agar kebebasan berekspresi di media sosial tetap berada dalam koridor yang positif. Ia menegaskan bahwa kreativitas sebaiknya tidak menyentuh isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Lagu MBG sendiri berisi berbagai ungkapan humor yang memuji sosok Bahlil Lahadalia. Sejumlah frasa unik dalam liriknya kemudian menjadi bahan candaan sekaligus tren baru di kalangan pengguna media sosial Indonesia.

Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, kemunculan lagu-lagu viral seperti MBG menunjukkan perubahan cara masyarakat menciptakan dan menikmati konten digital. Kreativitas berbasis teknologi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya internet yang terus berkembang. (den)

No More Posts Available.

No more pages to load.