Razia Gabungan di Lapas Bondowoso, Petugas Temukan Barang Terlarang namun Nihil Narkoba dan Handphone

oleh -482 Dilihat
KILASJATIM.COM, Bondowoso – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur bersama aparat gabungan menggelar razia dan penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bondowoso, Sabtu (30/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, namun tidak menemukan narkoba maupun telepon genggam di dalam lapas.

Razia dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memastikan seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Jawa Timur terbebas dari peredaran narkoba, telepon genggam ilegal, serta berbagai barang terlarang lainnya.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Muhammad Ulin Nuha, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

“Jadi sesuai dengan arahan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, bahwa beliau memberikan arahan sekaligus perintah kepada kantor wilayah untuk memastikan lapas dan rutan seluruh Indonesia, khususnya se-Jawa Timur, agar dilaksanakan penggeledahan dan memastikan bahwa di dalam lapas tidak ada barang-barang terlarang berupa narkoba, handphone, dan barang terlarang lainnya,” ujar Ulin Nuha.

Kegiatan razia melibatkan unsur Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kodim Bondowoso, Polisi Militer (CPM), Brimob, Polres Bondowoso, serta petugas Lapas Kelas IIB Bondowoso.

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam lapas. Barang-barang tersebut antara lain 10 sendok logam, tujuh paku, satu pinset, dua pak kartu remi, satu kaleng rokok, dua alat pencukur, satu gunting, satu mata silet, lima korek api, dua tali, dan tiga botol kaca.

Meski menemukan sejumlah barang terlarang, petugas memastikan tidak ditemukan narkoba maupun telepon genggam selama pelaksanaan razia berlangsung.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Wabup Banyuwangi dan Lapas Gelar Panen Raya Semangka di Lahan SAE

“Alhamdulillah Lapas Bondowoso untuk barang-barang narkoba dan juga handphone tidak ada. Kami memastikan penggeledahan juga tidak ada, dan sampai dengan saat ini tidak ada penyalahgunaan baik handphone maupun narkoba di Lapas Bondowoso,” kata Ulin Nuha.

Ia menambahkan, upaya pengawasan di Lapas Bondowoso juga diperkuat melalui tes urine terhadap petugas dan warga binaan yang telah dilakukan sekitar 10 hari sebelumnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Selain fokus pada aspek keamanan, Kanwil Ditjenpas Jawa Timur juga mengingatkan seluruh jajaran pemasyarakatan untuk tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, pengunjung, maupun warga binaan pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Bondowoso, Nunus Ananto, mengatakan bahwa penggeledahan gabungan merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Kami terus memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan lapas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen kami untuk mewujudkan lapas yang bersih dari barang-barang terlarang serta menciptakan suasana pembinaan yang kondusif,” ujar Nunus.

Menurutnya, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menjaga lingkungan lapas tetap aman sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan agar berjalan dengan baik.

Melalui razia gabungan tersebut, Ditjenpas Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, telepon genggam ilegal, serta berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.