Permintaan Sapi Kurban Naik, Khofifah Pastikan Stok Jatim Aman

oleh -379 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Khofifah Pastikan Distribusi Hewan Kurban Jatim Aman dan Sehat
Foto: dok humas Pemprov Jatim

KILASJATIM.COM, Bojonegoro – Khofifah Indar Parawansa turun langsung mengecek kesiapan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah di sentra peternakan sapi milik H Wariyanto, Desa Semutan Pomahan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kunjungan itu, Khofifah meninjau sekitar 90 ekor sapi jenis Simental, Limosin, dan Peranakan Ongole (PO) yang dipersiapkan untuk kebutuhan kurban. Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul, serta Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Ariani.

Khofifah mengatakan pengawasan kesehatan ternak terus diperketat menyusul meningkatnya lalu lintas hewan kurban menjelang Idul Adha, baik antarwilayah di Jawa Timur maupun pengiriman ke luar daerah.

“Kami memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, aman, dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, pengawasan menjadi penting karena distribusi ternak menjelang hari raya meningkat tajam. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun memperkuat pemeriksaan kesehatan hewan melalui vaksinasi gratis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta pengawasan dokter hewan.

Khofifah menyebut kasus PMK pada hewan kurban kini jauh menurun dibanding beberapa tahun terakhir. Bahkan, permintaan sapi kurban dari Jawa Timur disebut terus meningkat hingga ke wilayah Jabodetabek dan Kalimantan.

“Permintaan hewan kurban cukup tinggi, sehingga pengawasan kesehatan ternak harus tetap maksimal,” katanya.

Ia menegaskan setiap ternak yang dikirim wajib mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) guna memastikan keamanan distribusi dan mencegah penyebaran penyakit.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Ariani mengatakan permintaan hewan kurban tahun ini memberi dampak positif bagi peternak. Harga sapi disebut lebih baik dibanding tahun lalu dengan tingkat penyerapan pasar yang tinggi.

“Permintaan bagus, ketersediaan juga aman. Jatim masih surplus untuk stok hewan kurban,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Jatim Grebek Gudang Oplosan Gas Elpiji di Malang

Di sisi lain, pemilik peternakan H Wariyanto mengaku sebagian besar sapi miliknya sudah terjual ke berbagai daerah seperti Jombang, Kediri, hingga Surabaya.

“Alhamdulillah sebagian besar sudah terjual,” katanya.

Momentum Idul Adha tahun ini dinilai menjadi angin segar bagi peternak Jawa Timur setelah sebelumnya sempat terpukul wabah PMK. Pemerintah daerah berharap tren positif tersebut mampu menjaga posisi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung ternak nasional.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.