Grup Merdeka Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Pengembangan SDM Lokal

oleh -152 Dilihat
Melalui berbagai program yang telah dijalankan, Grup Merdeka menegaskan komitmennya untuk terus  berupaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat di seluruh wilayah operasi. Perseroan berharap dukungan ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat lokal  untuk meningkatkan kompetensi dan peluang yang lebih luas di masa depan. (Ist/dok)

KILASJATIM. COM,.Jakarta –! PT Merdeka Copper Gold Tbk (“Merdeka” atau “Perseroan”, BEI: MDKA) terus  memperkuat upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui penyediaan dan peningkatan  fasilitas pendidikan, beasiswa, penguatan kapasitas guru, serta pelatihan kerja di wilayah lingkar tambang  Grup Merdeka.

Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, mengatakan upaya peningkatan kualitas  pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat lingkar tambang menjadi bagian penting dari investasi  sosial perusahaan.

“Bagi Merdeka, pendidikan adalah bagian penting dari investasi sosial perusahaan. Kami ingin masyarakat di  sekitar wilayah operasional memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, keterampilan, dan  kesempatan untuk berkembang seiring pertumbuhan perusahaan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan  dijalankan di berbagai wilayah operasional Grup Merdeka, mulai dari Banyuwangi, Gorontalo, Morowali,  Konawe, hingga Maluku Barat Daya. Program ini mencakup pendampingan sekolah, penyediaan fasilitas  belajar, beasiswa, pelatihan berbasis keterampilan kerja, penguatan kapasitas guru, serta pengenalan dunia industri bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat lokal.

Albert mengatakan Grup Merdeka akan terus memperkuat program pendidikan yang relevan dengan  kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri.

“Kami percaya peningkatan kualitas SDM harus dibangun secara berkelanjutan. Melalui pendidikan,  pelatihan kerja, dan penguatan kapasitas masyarakat, kami berharap semakin banyak talenta lokal yang  memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan untuk berperan dalam pembangunan daerah,”  ujarnya.

Melalui berbagai program yang telah dijalankan, Grup Merdeka menegaskan komitmennya untuk terus  berupaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat di seluruh wilayah operasi. Perseroan berharap dukungan ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat lokal  untuk meningkatkan kompetensi dan peluang yang lebih luas di masa depan.

Baca Juga :  Bulan Pendidikan Nasional, Momentum Grup Merdeka Berkontribusi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) meresmikan Rumah Pintar pertama di Dusun Silirbaru, Desa  Sumberagung, Pesanggaran, pada November 2025. Fasilitas ini menjadi pusat pembelajaran nonformal bagi  pelajar di wilayah lingkar tambang, dengan enam ruang kelas berpendingin udara, mushola, dapur, toilet, serta ruang UMKM. Dua program utama yang telah berjalan adalah kursus komputer gratis dan kursus bahasa  Inggris gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Di Maluku Barat Daya, Tambang Tembaga Wetar yang dikelola PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua  Tembaga Raya (BKP-BTR) memberikan beasiswa kepada 162 siswa dan mahasiswa dari enam desa sekitar  wilayah operasional, yakni Lurang, Uhak, Naumatang, Esulit, Nabar, dan Eray. Program lainnya mencakup  pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka bagi 33 guru, bantuan fasilitas sekolah bagi 800 siswa di wilayah  Ring I dan II, serta honorarium bagi enam guru TK non-ASN/PNS yang mendukung pendidikan 109 anak  Taman Kanak-kanak (TK).

Dukungan pengembangan SDM lokal juga dijalankan PT Merdeka Battery Materials Tbk (BEI: MBMA) melalui  anak-anak usahanya di wilayah operasi nikel, yaitu PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) dan PT Merdeka  Tsingshan Indonesia (MTI). Di Konawe, SCM menggelar Mine Tour bagi 90 guru dan tenaga kesehatan,  memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada 97 mahasiswa, insentif bagi 48 guru honorer, serta pelatihan  dasar dump truck bagi 16 pemuda lokal. SCM juga menjalin kerja sama beasiswa dengan Universitas  Lakidende dan menyediakan fasilitas olahraga bagi siswa di sekitar wilayah operasional.

Di Morowali, MTI melaksanakan pelatihan dan sertifikasi operator excavator berbasis Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (K3) bagi tujuh warga lokal, dengan enam peserta kini bekerja di kawasan industri Indonesia  Morowali Industrial Park (IMIP). MTI juga menjalankan Program Merdeka Mengajar bersama Departemen K3

Baca Juga :  Grup Merdeka Catat Kenaikan Sumber Daya di Proyek Tembaga Tujuh Bukit  Terindikasi Sebesar 71 Persen

bagi 225 penerima manfaat, menyalurkan peralatan sekolah bagi 339 siswa dan guru SDN Makarti Jaya, serta  bantuan perlengkapan TPA bagi 70 santri.

Di Gorontalo, Tambang Emas Pani yang dikelola PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) bekerja sama  dengan Indonesia Mengajar dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Program Pengajar Merdeka  Pohuwato. Empat pengajar ditempatkan selama satu tahun di empat sekolah sekitar wilayah lingkar tambang  untuk mendampingi guru, kepala sekolah, dan murid dalam memperkuat metode pembelajaran, manajemen  sekolah, serta budaya belajar yang lebih aktif.

Program pendidikan di Tambang Emas Pani juga menjangkau lebih dari 450 penerima manfaat melalui  renovasi enam sekolah, bantuan perlengkapan belajar, dukungan bagi anak-anak korban kebakaran di Desa  Hulawa, serta kolaborasi dengan MGEI Universitas Hasanuddin untuk memperkenalkan industri  pertambangan kepada mahasiswa asal Pohuwato.. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.