Bupati Bondowoso Laporkan Kinerja 2025: Ekonomi Tumbuh 5,32 Persen, Pengangguran Turun

oleh -557 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Bupati Bondowoso menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD, dengan menyoroti capaian kinerja ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif, di tengah upaya peningkatan kualitas pembangunan.

Bupati menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting untuk mengukur kinerja pemerintah daerah sekaligus memastikan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

“LKPJ ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,97 triliun atau 98,67 persen dari target Rp2,00 triliun. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat terealisasi 92,62 persen.

Belanja daerah juga menunjukkan kinerja cukup solid dengan tingkat penyerapan 91,83 persen dari total anggaran Rp2,09 triliun. Adapun pembiayaan daerah terealisasi Rp96,69 miliar.

Di sektor makro, pertumbuhan ekonomi Bondowoso pada 2025 tercatat sebesar 5,32 persen, meningkat dibandingkan 4,87 persen pada tahun sebelumnya. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp16,65 triliun (harga konstan) dan Rp28,56 triliun (harga berlaku).

Selain pertumbuhan, indikator pemerataan juga menunjukkan perbaikan. Indeks gini menurun menjadi 0,271, menandakan ketimpangan pendapatan yang semakin terkendali.

Penurunan pengangguran turut menjadi catatan. Dalam setahun terakhir, jumlah pengangguran berkurang 4.716 orang, dengan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 2,55 persen.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,72 dan masuk kategori tinggi.

Bupati menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan pemerintah pusat dan provinsi melalui berbagai program dan skema pendanaan.

“Sinergi antarlevel pemerintahan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga momentum pembangunan daerah,” katanya.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap membuka ruang evaluasi. Bupati berharap DPRD memberikan catatan strategis terhadap LKPJ tersebut sebagai dasar perbaikan kebijakan ke depan.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.