KILASJATIM.COM, Surabaya – Reuni akbar Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair) yang digelar di halaman Gedung A.G. Pringgodigdo, Sabtu (28/3) malam, berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Mengusung tema “Satukan Kenangan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring alumni lintas generasi.
Sekitar 1.000 alumni dari berbagai angkatan hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka datang dari beragam latar belakang profesi, mulai dari hakim, jaksa, advokat, akademisi, pejabat publik hingga pengusaha, namun tetap disatukan oleh almamater yang sama.
Suasana kebersamaan terasa kental sepanjang acara. Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta tidak surut. Para alumni tetap bertahan hingga acara selesai, menikmati setiap rangkaian kegiatan sambil bernostalgia.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum IKA Unair Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non-Yudisial Dwiarso Budi Santiarto, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Tiyas Widiarto. Kehadiran pimpinan universitas dan para dekan turut menegaskan pentingnya momentum ini dalam penguatan peran alumni.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa ikatan alumni memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Ia menyebut FH Unair telah melahirkan banyak tokoh penting di tingkat nasional, sehingga sinergi antara alumni dan almamater harus terus dijaga.
“Forum seperti ini bukan hanya mempertemukan kenangan, tetapi juga menjadi ruang membangun kolaborasi untuk masa depan yang lebih besar,” ujarnya.
Ketua IKA FH Unair, Syaiful Ma’arif, menyampaikan bahwa reuni akbar ini menjadi momentum menyatukan seluruh alumni dalam satu visi bersama untuk memperkuat peran dan kontribusi FH Unair di tingkat nasional.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Reuni Akbar, Cuk Ellyanto. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, donatur, hingga sponsor yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, para donatur, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya reuni akbar ini,” ujarnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, reuni ini juga dimeriahkan hiburan yang membangkitkan nostalgia. Penampilan dari Padi Reborn menjadi salah satu yang paling dinanti. Lagu-lagu hits yang dibawakan berhasil menghidupkan suasana dan membawa para alumni kembali mengenang masa perkuliahan.
Reuni akbar ini menjadi bukti kuatnya ikatan emosional antara alumni dan almamater. Lebih dari sekadar temu kangen, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring dan kolaborasi demi masa depan yang lebih kuat, baik bagi FH Unair maupun Indonesia.(FRI)




