KILASJATIM.COM, Pasuruan – Volume lalu lintas di Ruas Tol Gempol–Pasuruan (Gempas), Jawa Timur, meningkat signifikan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Total sebanyak 262.128 kendaraan melintas dalam periode H-10 hingga H+4, atau 11–24 Maret 2026.
Data PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) menunjukkan angka tersebut naik 2,35 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 256.110 kendaraan. Jika dibandingkan periode Lebaran 2025 yang tercatat 238.850 kendaraan, kenaikannya mencapai 9,75 persen.
Humas PT Jasamarga Gempol Pasuruan, Supriadi, menyebut lonjakan mobilitas terjadi di sejumlah gerbang tol utama, dengan Gerbang Tol (GT) Pasuruan menjadi titik tersibuk.
“Volume kendaraan di GT Pasuruan meningkat signifikan, baik arus masuk maupun keluar,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Di GT Pasuruan, kendaraan keluar tercatat 61.921 unit atau naik 11,55 persen, sementara kendaraan masuk mencapai 64.475 unit atau naik 9,31 persen dibanding hari normal.
Lonjakan juga terjadi di GT Bangil dengan 25.628 kendaraan keluar (naik 16,43 persen) dan 25.700 kendaraan masuk (naik 9,84 persen). Sementara itu, GT Grati mencatat 21.481 kendaraan keluar (naik 15,29 persen), namun arus masuk justru turun 4,50 persen menjadi 29.502 kendaraan.
Berbeda dengan gerbang lainnya, GT Rembang mengalami penurunan volume kendaraan sekitar 28 persen, baik untuk arus masuk maupun keluar.
Seiring peningkatan lalu lintas, pengelola tol mengimbau pengguna jalan tetap waspada. Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan prima serta kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum melintas.
Puncak arus balik Lebaran di ruas Tol Gempas diperkirakan terjadi pada Sabtu (28/3/2026).(cit)


