Hujan Deras Picu Sungai Sadar Meluap, Tanggul Jebol dan Permukiman di Mojokerto Terendam

oleh -829 Dilihat

KILASJATIM.COM, Mojokerto – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mojokerto sejak Jumat (20/3/2026) sore menyebabkan Sungai Sadar meluap hingga menjebol tanggul sepanjang 15 meter. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Balongcangkring, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar.

Akibat kejadian ini, sejumlah permukiman warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Desa Jumeneng menjadi wilayah yang paling parah terdampak genangan air.

Kepala Pelaksana BPBD Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan luapan air dipicu tingginya debit sungai akibat hujan deras yang diperparah oleh penyumbatan aliran di beberapa titik.

“Debit air meningkat, ditambah ada penyumbatan sampah di Dam Sadar Tengah dan Dam Tinggar Buntut, sehingga air meluap dan menggerus tanggul hingga jebol,” ujarnya.

Selain Desa Jumeneng, banjir juga sempat terjadi di Desa Ngarjo, namun kini air telah surut. Sementara di Desa Tinggarbuntut, genangan hanya terjadi di jalan dan tidak sampai masuk ke dalam rumah warga.

BPBD Mojokerto telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan penanganan serta evakuasi warga terdampak. Dampak banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Desa Kebon Dalem, Kecamatan Mojosari, yang mengalami genangan di area persawahan.

Selain itu, akses jalan di Dusun Balong Cangak, Desa Kedung Gempol, kembali tergenang akibat luapan air. Sejumlah warga pun sempat dievakuasi karena rumah mereka terendam.

Petugas juga mengerahkan alat berat untuk memperbaiki tanggul yang jebol serta membersihkan material sampah yang menyumbat aliran sungai. Upaya penanganan dilakukan dengan mengoperasikan satu unit mobil pompa dan dua pompa portable guna menurunkan ketinggian air.

Baca Juga :  Personel Gabungan Bantu Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru di Lumajang

“Kami juga menyiapkan tim TRC beserta perahu karet untuk evakuasi jika diperlukan,” tambah Rinaldi.

Hingga saat ini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan serta memantau perkembangan situasi. Bantuan logistik bagi warga terdampak juga tengah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Rencananya, bantuan dari bupati setempat akan segera disalurkan kepada warga terdampak, berupa kebutuhan darurat seperti alat kebersihan, selimut, dan perlengkapan lainnya.(yun)