KILASJATIM.COM, Surabaya – Memperingati International Women’s Day, Ascott Waterplace Surabaya menghadirkan kegiatan pemberdayaan perempuan bertajuk Bloom the Inner You, sebuah Tropical Flower Arrangement Workshop yang mengajak para perempuan untuk merayakan kekuatan, kepercayaan diri, serta keindahan yang tumbuh dari dalam diri.
Workshop yang diselenggarakan di The Terrace – UG Floor, Ascott Waterplace Surabaya ini menghadirkan pengalaman merangkai bunga tropis menggunakan bunga-bunga lokal Indonesia yang ditanam di area sekitar Surabaya, sehingga proses pendistribusiannya tidak akan menghasilkan jejak karbon yang tinggi sehingga lebih ramah lingkungan. Pemilihan bunga lokal ini juga membawa pesan keberlanjutan sekaligus mengangkat kekayaan flora Nusantara.
Mohammad Syaroni – Marketing Communication Ascott Waterplace Surabaya menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya dalam rangka memperingati International Women’s Day namun juga bagian dari rangkaian kegiatan signature Ascott Soiree yang mendekatkan tamu dengan seni sekaligus mengenalkan bunga ikonik Jawa Timur.
“Lokakarya merangkai bunga kali ini juga sekaligus sebagai pembuka untuk rangkaian kegiatan Ascott Soiree di Ascott Waterplace Surabaya, Ascott Soiree sendiri adalah program brand activation untuk brand Ascott dibawah naungan Ascott Limited dengan tema Art in Life, seni yang memberi makna pada hidup sekaligus mengenalkan bunga Sedap Malam sebagai ikon Jawa Timur” tuturnya
Melalui konsep “Bloom the Inner You”, kegiatan ini mengajak para perempuan untuk terus percaya diri dan menjaga semangat yang selalu mekar. Seperti bunga yang tumbuh dengan indah dari akarnya, kekuatan dan inspirasi juga dapat ditemukan tidak jauh-jauh, melainkan dari dalam diri sendiri.
Dalam workshop ini, peserta menggunakan berbagai bunga tropis yang sarat makna, seperti Sedap Malam, bunga ikonik dari Jawa Timur yang terkenal dengan aromanya yang harum dan warna putihnya yang elegan. Bunga ini kerap digunakan dalam prosesi pernikahan tradisional Jawa yang sakral serta menjadi bagian dari dekorasi di lingkungan keraton, melambangkan kemurnian, keanggunan, dan keabadian.
Selain sedap malam, rangkaian bouquet juga memadukan keindahan Gerbera, Gomphrena yang sering disebut sebagai bunga gompie, Anthurium, Dracaena reflexa, serta daun Monstera yang memberikan sentuhan tropis yang kuat dalam setiap rangkaian.
Acara ini juga dihadiri oleh para tamu residensial internasional, termasuk peserta dari Jepang dan Tiongkok yang tinggal di Ascott Waterplace Surabaya.
Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para peserta diajak mempelajari teknik merangkai bouquet menggunakan teknik spiral, sebuah teknik florist profesional yang cukup menantang bagi pemula karena membutuhkan ketelitian dalam menyusun setiap batang bunga agar membentuk rangkaian yang seimbang dan harmonis.
Selama sesi berlangsung, peserta tidak hanya mempraktikkan teknik merangkai, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai komposisi bouquet, pemilihan bunga, hingga tahapan pembuatan rangkaian yang estetis. Meskipun teknik spiral dikenal cukup kompleks bagi pemula, hasil rangkaian yang dihasilkan para peserta terbukti memuaskan dan menghadirkan rasa bangga tersendiri bagi setiap peserta.
Mrs. Candice Wu – residensial dari Tiongkok mengaku antusias mengikuti acara merangkai bunga ini, selain baru pertama kali merangkai bunga, dia mengaku cukup terkejut bahwa bunga lokal yang ditanam di Indonesia juga beragam dan khususnya sedap malam.
“Saya menikmati acara ini, walaupun tidak mudah namun saya sangat senang dengan hasil yang saya buat, apalagi bunga Sedap Malam membuat semakin cantik, sepertinya saya berbakat” ujarnya dalam Bahasa Inggris sambil tertawa.
Melalui kegiatan ini, Ascott Waterplace Surabaya berharap dapat menghadirkan pengalaman yang tidak hanya kreatif dan menyenangkan, tetapi juga bermakna—sebuah pengingat bahwa setiap perempuan memiliki potensi untuk terus bertumbuh, menemukan kekuatan dari dalam diri, dan terus mekar dengan caranya sendiri. (nov)




