UC Luncurkan Halo UC Dok untuk Deteksi Dini Kanker Mulut

oleh -496 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Luka di mulut yang tak kunjung sembuh kerap dianggap sariawan biasa. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal kanker rongga mulut yang sering terlambat terdeteksi di Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN), kanker bibir dan rongga mulut masih tercatat sebagai salah satu kasus kanker di Indonesia. Sejumlah studi klinis juga menunjukkan banyak pasien baru memeriksakan diri saat penyakit sudah memasuki stadium lanjut karena gejala awal kerap diabaikan.

Merespons kondisi tersebut, Universitas Ciputra (UC) Surabaya meluncurkan program konsultasi kesehatan interaktif bertajuk Halo UC Dok. Program ini terbuka untuk masyarakat umum dan disiarkan langsung melalui akun TikTok resmi universitas.

Halo UC Dok hadir rutin setiap pekan, yakni Rabu untuk konsultasi kesehatan gigi dan mulut serta Kamis untuk konsultasi kesehatan umum. Siaran langsung berlangsung selama satu jam, pukul 15.30–16.30 WIB, dan memungkinkan masyarakat bertanya langsung kepada dokter secara real-time tanpa biaya.

Pada edisi perdana konsultasi gigi dan mulut, drg. Karlina Puspasari dan drg. Nurfitri Amaliah akan membahas tanda bahaya luka di rongga mulut yang sering diabaikan. “Sariawan normal biasanya sembuh dalam 7 sampai 14 hari. Jika lebih dari dua minggu tidak membaik, apalagi disertai perubahan warna atau jaringan terasa keras, itu perlu diperiksakan,” terang drg. Karlina.

Menurut drg. Nurfitri, keterlambatan pemeriksaan sering terjadi karena gejala awal tidak menimbulkan rasa nyeri. “Kanker rongga mulut pada stadium awal sering tidak terasa sakit. Justru karena tidak nyeri, orang menunda pemeriksaan. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat lebih peka terhadap perubahan di tubuhnya sendiri,” ujarnya.

Vice Rector for Operations, Technology, and Resources Universitas Ciputra, Michael Hery Tera, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperluas literasi kesehatan masyarakat melalui platform digital. “Halo UC Dok adalah wujud komitmen Universitas Ciputra dalam memperluas literasi kesehatan masyarakat Indonesia. Kami ingin berperan aktif bukan hanya dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan publik melalui akses konsultasi yang mudah dan terpercaya,” terangnya.

Baca Juga :  Membuat Riset Lebih Berarti, PT SPIL dan Universitas Ciputra Surabaya Berkolaborasi

Melalui program ini, Universitas Ciputra berharap tercipta jembatan komunikasi yang lebih dekat antara tenaga medis dan masyarakat, sekaligus mendorong budaya deteksi dini sebagai bagian dari gaya hidup sehat di era digital.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.