UC Buka PPDS Obgyn dan Bedah, Usung Kolaborasi Global dan Tehnologi

oleh -213 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra (UC) membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi serta Bedah dengan mengusung kolaborasi internasional dan inovasi teknologi sebagai keunggulan utama.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya, Hendy Hendarto, mengatakan pembukaan dua PPDS ini menjadi bagian dari solusi strategis untuk menjawab kebutuhan dokter spesialis, khususnya di Indonesia Timur yang masih menghadapi keterbatasan tenaga medis. “Launching bersama ini menunjukkan semangat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pemenuhan dokter spesialis. Namun lebih dari itu, kami ingin memastikan lulusan memiliki kompetensi klinis kuat, wawasan global, dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan,” terang Hendy.

Sebagai diferensiasi, Universitas Ciputra menjalin kemitraan internasional dengan International Medical University, International Islamic University Malaysia, Niigata University, serta Mackay Memorial Hospital. Melalui kerja sama tersebut, peserta PPDS berkesempatan mengikuti observership dan pelatihan langsung di lingkungan layanan kesehatan internasional. “Exposure internasional memberikan nilai tambah signifikan. Peserta didik tidak hanya memahami standar nasional, tetapi juga membandingkan dan mengadopsi praktik terbaik dunia,” kata Hendy.

Selain penguatan klinis, FK UC juga mewajibkan riset sebagai bagian dari kelulusan. Setiap peserta didik harus menyelesaikan penelitian guna mendorong pengembangan ilmu dan inovasi berbasis teknologi kesehatan.

Keunggulan tersebut diperkuat dengan dukungan Apple Developer Academy di lingkungan kampus yang membuka peluang pengembangan solusi digital health, aplikasi medis, hingga sistem pendukung layanan pasien. “Kami ingin lulusan tidak hanya menjadi klinisi, tetapi juga inovator yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” tambahnya.

Untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan, FK UC juga menyiapkan skema beasiswa bagi peserta didik dari Indonesia Timur dengan komitmen pengabdian kembali ke daerah asal.

Baca Juga :  LG Serahkan Karya Seni dari E-Waste ke SDN 08 Ragunan, Edukasi Pengelolaan Sampah Elektronik Sejak Dini

Menurut Hendy, peluncuran bersama ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kolaborasi dan akselerasi peningkatan kualitas dokter spesialis Indonesia. “Dengan integrasi kolaborasi global, penguatan riset, serta inovasi teknologi, kami optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan nasional,” tutup Hendy.(tok)