Surabaya Tetapkan Jadwal dan Libur Sekolah Ramadan

oleh -212 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (foto dok Diskominfo Surabaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya menetapkan jadwal pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 untuk seluruh satuan pendidikan, mulai PAUD hingga SMP, termasuk SKB Negeri dan PKBM. Aturan ini berlaku bagi sekolah negeri maupun swasta.

Kebijakan tersebut disampaikan melalui surat resmi Pemkot Surabaya kepada seluruh kepala satuan pendidikan di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan pengaturan ini mengacu pada Surat Edaran Bersama tiga menteri tentang pembelajaran di bulan Ramadan 1447 H/2026.

“Selama Ramadan, pembelajaran tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga memperkuat iman, akhlak, kepemimpinan, dan kepedulian sosial peserta didik,” ujar Febrina, Senin (16/2/2026).

Jadwal Pembelajaran

Kegiatan pra-pembelajaran dilaksanakan secara mandiri pada 18–21 Februari 2026 di lingkungan keluarga, tempat ibadah, atau masyarakat sesuai penugasan sekolah.

Sementara pembelajaran di sekolah berlangsung 23 Februari hingga 14 Maret 2026.

Selama Ramadan, sekolah didorong mengisi kegiatan edukatif dan spiritual. Untuk siswa Muslim, kegiatan seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, dan kajian keislaman dianjurkan. Sedangkan siswa non-Muslim difasilitasi bimbingan rohani sesuai agama masing-masing.

Jam Pelajaran Dipersingkat

Pemkot juga menyesuaikan durasi jam pelajaran:

SD/sederajat: 25 menit per jam pelajaran

SMP/sederajat: 30 menit

PKBM Paket C setara SMA: 35 menit

Penyesuaian ini dilakukan agar proses belajar tetap efektif tanpa mengabaikan kondisi fisik siswa selama berpuasa.

Libur dan Masuk Sekolah

Setelah pembelajaran Ramadan, siswa menjalani masa libur dan penugasan pada 16–27 Maret 2026. Libur Idul Fitri bagi guru dan tenaga kependidikan berlangsung 18–24 Maret 2026.

Siswa dijadwalkan kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026.

Selama masa libur, sekolah diwajibkan mengatur jadwal piket serta memastikan keamanan lingkungan, termasuk mematikan aliran listrik dan air.

Baca Juga :  5 Sekolah di Surabaya Ini Mulai Program Makan Gratis

Pemkot Surabaya berharap Ramadan menjadi momentum pembentukan karakter sekaligus menjaga kualitas pembelajaran tetap berjalan optimal. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.