KILASJATIM.COM, Surabaya – Menjelang Ramadan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Surabaya mulai merangkak naik jadi Rp 130 ribu/Kg. Kenaikan terpantau di Pasar Soponyono dan Pasar Pahing Rungkut saat Tim Monitoring Daging RPH Surabaya melakukan sidak di beberapa pasar tradisional.
Ketua Tim Monitoring Daging RPH Surabaya, drh. Bagus Aditya, mengatakan pemantauan rutin dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga sekaligus memastikan daging yang dijual berasal dari pemotongan resmi.
“Monitoring rutin kami lakukan untuk memastikan mitra pasar menjual daging dari RPH dan menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Di Pasar Soponyono, harga daging sapi kualitas D1 tercatat Rp130.000 per kilogram, sementara D2 Rp120.000 per kilogram. Di Pasar Pahing Rungkut, harga D1 berada di Rp125.000 per kilogram dan D2 Rp115.000 per kilogram.
Untuk potongan lainnya, seperti rawisan/rawonan dijual Rp110.000 per kilogram di Soponyono dan Rp105.000 di Pasar Pahing. Harga iga dan paru sama di kedua pasar, yakni Rp90.000 per kilogram. Sementara buntut, babat, dan usus berada di kisaran Rp80.000 per kilogram.
Adapun hati sapi dijual Rp60.000 per kilogram di Soponyono dan Rp70.000 per kilogram di Pasar Pahing.
Sementara itu, harga daging ayam terpantau stabil di angka Rp42.000 per kilogram di kedua pasar.
Kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan bukan hal baru. Permintaan biasanya meningkat seiring kebutuhan konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.
RPH Surabaya mengimbau masyarakat membeli daging dari lapak resmi mitra RPH untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga. Produk dari jalur resmi dinilai lebih terjamin karena melalui proses pemotongan terstandar dan pengawasan tenaga profesional.
Pemantauan harga dan kualitas daging akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga pasokan tetap tersedia dan harga tetap terkendali selama Ramadan. (cit)




