Pertamina Lepas 38 Anak Usaha, Pelita Air Masuk Rencana

oleh -306 Dilihat
oleh
Foto: Istimewa

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Pertamina (Persero) menyiapkan pelepasan 38 anak usaha yang tidak bergerak di sektor minyak dan gas (migas) pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari program streamlining atau penataan ulang portofolio bisnis perseroan.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan, perusahaan-perusahaan yang akan dilepas bergerak di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, rumah sakit, maskapai, hingga asuransi.

“Tahun ini ada 38 perusahaan dalam pipeline, termasuk sekitar 12 yang tergabung dalam grup rumah sakit IHC,” ujar Agung di Terminal Tanjung Sekong, Cilegon, Banten, Rabu (11/2/2026).

Agung menjelaskan, bisnis rumah sakit yang selama ini dikelola Indonesia Healthcare Corporation (IHC) telah mencapai kesepakatan nilai dengan Danantara. Proses selanjutnya akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurut dia, keputusan akhir tetap menunggu arahan lebih lanjut dari Danantara sebagai pihak yang akan mengambil alih pengelolaan.

Selain rumah sakit, penggabungan bisnis maskapai Pelita Air ke Garuda Indonesia juga masuk rencana tahun ini. Langkah tersebut telah tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Danantara Asset Management.

Di sektor perhotelan, unit hotel milik Patra Jasa tengah dibahas bersama grup Danantara, termasuk skema kerja sama operasional dengan Hotel Indonesia Nature di bawah InJourney.

Pertamina juga membahas pemisahan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) dengan Indonesia Financial Group (IFG). Meski demikian, Pertamina memastikan bisnis asuransi tetap mendukung kebutuhan sektor migas, terutama terkait manajemen risiko.

Agung menambahkan, jumlah entitas di bawah Pertamina terus menyusut. Dari sebelumnya 257 perusahaan, kini tersisa 242 perusahaan.

Sebanyak 15 perusahaan telah dikurangi dalam periode 2025–2026, termasuk 10 special purpose vehicle (SPV) di Pertamina International Shipping (PIS) yang berfungsi sebagai entitas kapal.

Baca Juga :  Jatim Percepat Transformasi Menuju Industri Hijau dan Biru

Penataan ini dilakukan untuk memperkuat fokus Pertamina pada bisnis inti migas dan meningkatkan efisiensi korporasi di tengah dinamika industri energi. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.