ASDP Proyeksi 1,67 Juta Penumpang Ketapang–Gilimanuk Lebaran 2026

oleh -468 Dilihat
oleh
Ilustrasi (Foto: dok kilasjataim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan 1,67 juta penumpang akan menyeberang di lintasan Ketapang–Gilimanuk selama Angkutan Lebaran 2026. Angka ini naik sekitar 3 persen dibanding realisasi 2025 yang mencapai 1,62 juta orang.

Senior General Manager Regional III ASDP, Lutfi Pratama Adi Subarkah, mengatakan peningkatan juga terjadi pada jumlah kendaraan. Tahun ini diperkirakan 453.964 unit kendaraan menyeberang, naik 5 persen dari 427.033 unit tahun lalu.

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, total perjalanan kapal diprediksi mencapai 10.080 trip, naik 4 persen dibanding 9.658 trip pada 2025.

Rinciannya, arus mudik dari Pelabuhan Gilimanuk diperkirakan mencapai 4.928 trip dengan 876.439 penumpang dan 239.519 kendaraan. Sementara arus balik dari Pelabuhan Ketapang diproyeksikan sebanyak 5.152 trip dengan 799.485 penumpang dan 214.445 kendaraan.

ASDP menyiapkan pola operasi khusus untuk mengantisipasi kepadatan. Dalam kondisi normal, 28 kapal akan beroperasi.

Jika antrean kendaraan meningkat, jumlah kapal ditambah menjadi 30 unit. Pada kondisi sangat padat, ASDP siap mengoperasikan hingga 32 kapal.

Indikator kepadatan mengacu pada panjang antrean kendaraan, mulai 190 meter hingga 1,3 kilometer dari area pelabuhan.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17 Maret 2026 dengan 32.150 penumpang. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung 26 Maret 2026 dengan 27.038 penumpang.

ASDP memperkirakan pergerakan tahun ini lebih tinggi karena bertepatan dengan libur sekolah, cuti bersama, serta Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.

Dengan kenaikan volume penumpang dan kendaraan, optimalisasi armada dan pengaturan operasional menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan selama periode Lebaran. (cit)

Baca Juga :  Coke Kicks 2019 Dorong Kesetaraan Sepak Bola Putri