KILASJATIM.COM, Situbondo – Semangat kebangsaan dan kepedulian sosial berpadu dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Anggota DPR RI Komisi VIII, Ina Ammania, di MA Miftahul Ulum, Desa Besuki, Kecamatan Besuki kabupaten Situbondo. Kegiatan ini melibatkan para pengelola Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZIS NU) sebagai mitra strategis dalam memperkuat persatuan melalui kerja-kerja sosial keumatan.
Dalam pemaparannya, Ina Ammania menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan — Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika — harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan program-program filantropi.
“Nilai gotong royong, keadilan sosial, dan kepedulian terhadap sesama yang dijalankan LAZIS NU sejalan dengan semangat Empat Pilar Kebangsaan. Inilah kekuatan bangsa yang harus terus dirawat,” ujar Ina Ammania. Selasa (10/2/2026).
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dari para pengelola LAZIS NU. Mereka menilai bahwa program sosial yang dijalankan tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana membangun solidaritas dan kebersamaan lintas latar belakang.
Menanggapi hal tersebut, Ina Ammania mengapresiasi peran strategis LAZIS NU sebagai penghubung antara nilai keagamaan dan nilai kebangsaan. Ia menilai pengelolaan zakat yang transparan dan berorientasi pada kemaslahatan umat merupakan wujud nyata pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui sosialisasi ini, Ina Ammania berharap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan semakin mengakar dalam setiap gerakan sosial yang dijalankan. Dengan sinergi antara wakil rakyat dan lembaga filantropi keagamaan, persatuan bangsa diharapkan terus terjaga dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin kokoh.(wan)




