KILASJATIM.COM, Surabaya – Usai meraih hasil imbang di kandang saat menjamu Dewa United, Persebaya Surabaya langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya menghadapi Bali United FC. Laga tandang tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu, 7 Februari 2026 malam.
Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Persebaya mencatatkan hasil impresif dengan mengalahkan Bali United FC dengan skor 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Meski demikian, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan hasil tersebut tidak akan banyak memengaruhi kesiapan tim menghadapi laga kali ini.
“Sekarang, pertandingan sebelumnya tidak akan banyak membantu kami. Yang terpenting adalah fokus pada tim sendiri, memiliki rencana yang baik, dan meminimalkan kesalahan,” ujar Tavares.
Tavares menilai Bali United FC tetap menjadi lawan yang kuat dengan materi pemain berkualitas. Tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut dinilai memiliki kecepatan serta transisi bertahan dan menyerang yang solid, sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari timnya.
“Lawan memiliki pemain-pemain berkualitas, dengan kecepatan serta transisi bertahan dan menyerang yang bagus. Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah, sehingga kami harus sangat berhati-hati,” tegasnya.
Meski Persebaya harus kehilangan sejumlah pemain akibat akumulasi kartu maupun cedera, Tavares memastikan tim pelatih telah menyiapkan pemain pengganti. Menurutnya, perencanaan yang matang menjadi kunci dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Karena itu, kami harus menyiapkan rencana dengan matang. Namun, yang paling penting saat ini adalah kondisi tim kami, melihat siapa yang bisa bermain dan siapa yang bisa pulih, agar kami dapat menyusun rencana pertandingan dengan tepat,” lanjutnya.
Sementara itu, kapten tim Persebaya Bruno Moreira berharap timnya mampu meraih hasil maksimal saat bertandang ke Bali. Meski pernah meraih kemenangan besar pada pertemuan sebelumnya, Bruno menilai situasi dan komposisi tim yang berbeda akan menghadirkan tantangan tersendiri.
“Setiap pertandingan selalu berbeda. Bukan karena kami menang 5-2 sebelumnya, lalu kami pasti menang lagi. Tentu saja kami tetap positif untuk meraih tiga poin. Kami akan bekerja keras, tetap berpikir positif, dan berusaha mendapatkan tiga poin,” kata Bruno.
Persebaya memiliki waktu persiapan yang cukup usai laga kandang terakhir. Jeda waktu selama lima hari dimanfaatkan tim Bajol Ijo untuk mengatur pemulihan kondisi pemain sekaligus mematangkan strategi jelang laga tandang di Gianyar.



