KILASJATIM.COM, Surabaya – Dampak luapan air yang merendam jalur kereta api lintas utara di wilayah Pekalongan masih berimbas pada operasional perjalanan kereta api menuju dan dari Surabaya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat, hingga Minggu (18/1/2026) pagi, sebanyak tujuh keberangkatan kereta api terpaksa dibatalkan.
Kondisi tersebut memaksa PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan rekayasa pola operasi guna menjaga keselamatan perjalanan. Perubahan pola operasi itu berdampak pada keterlambatan hingga pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.
Pembatalan meliputi empat kereta api keberangkatan Stasiun Surabaya Pasarturi, satu kereta api keberangkatan Stasiun Malang, serta dua kereta api yang melintas wilayah Daop 8 Surabaya. Pembatalan dilakukan karena rangkaian kereta harus menunggu kedatangan dari perjalanan sebelumnya untuk memastikan kesiapan sarana dan aspek keselamatan.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa genangan air di jalur lintas utara berdampak langsung terhadap jadwal perjalanan dan kenyamanan pelanggan. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan menjadi prioritas utama perusahaan.
“Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. Jalur terdampak harus melalui pemeriksaan dan pemantauan intensif sebelum dilalui kereta,” ujar Mahendro.
Dampak pembatalan perjalanan tersebut juga dirasakan oleh pelanggan. Berdasarkan data hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 1.736 penumpang telah membatalkan tiket perjalanan di wilayah KAI Daop 8 Surabaya.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan terdampak, PT KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Proses pengembalian dana dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak jadwal keberangkatan, baik melalui loket stasiun maupun melalui Contact Center 121.
Mahendro menambahkan, KAI terus menurunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak untuk melakukan normalisasi jalur. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan agar operasional perjalanan kereta api dapat kembali normal seiring membaiknya kondisi cuaca.
“Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian pelanggan. KAI Daop 8 Surabaya akan terus memantau kondisi jalur demi memastikan perjalanan kereta api aman dan andal,” pungkasnya.



