Ratusan Karyawan PT Pakerin Demo di Surabaya, Desak LPS Cairkan Dana Deposito

oleh -2440 Dilihat

Foto Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ratusan karyawan PT Pakerin menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Embong Malang, Surabaya, Rabu (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, para pekerja menuntut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) segera mencairkan dana deposito perusahaan yang tersimpan di Bank Prima guna menghidupkan kembali operasional pabrik.

Perwakilan karyawan PT Pakerin, Agus, menyebut dana deposito perusahaan di Bank Prima mencapai hampir Rp1 triliun. Namun hingga saat ini, dana tersebut belum dapat dicairkan, sehingga berdampak pada terhentinya operasional perusahaan dan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan pekerja.

“Kami mendesak LPS segera mengeluarkan minimal Rp250 miliar untuk biaya operasional agar perusahaan bisa kembali berjalan dan karyawan dapat bekerja lagi,” ujar Agus di sela aksi.

Ia menambahkan, sekitar 2.000 karyawan terdampak akibat berhentinya operasional perusahaan. Aksi unjuk rasa kali ini merupakan yang kedelapan, setelah sebelumnya para pekerja juga menuntut pembayaran upah yang sempat tertunggak selama delapan bulan. Upah tersebut, menurut karyawan, telah dibayarkan melalui Bank Prima.

Para karyawan mengaku telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan LPS. OJK disebut telah menyampaikan bahwa dana operasional tersebut sebenarnya tersedia, namun masih terkendala pihak yang memiliki kewenangan hukum untuk melakukan pencairan.

Terkait proses hukum yang berjalan, perwakilan karyawan menyatakan hingga kini masih berlangsung. Namun demikian, struktur kepengurusan PT Pakerin merujuk pada data Administrasi Hukum Umum (AHU) tahun 2018 yang telah diakui dalam pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Para karyawan menegaskan akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga ada kejelasan terkait pencairan dana deposito serta perusahaan dapat kembali beroperasi secara normal.(FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.