KILASJATIM.COM, Jombang – Bupati Jombang Warsubi meninjau langsung hasil pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Plandaan dan Kabuh guna memastikan kualitas pengerjaan infrastruktur sesuai standar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Peninjauan tersebut merupakan bagian dari evaluasi pembangunan jalan tahun anggaran 2025.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa siang (6/1/2026) itu turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Rombongan meninjau sejumlah ruas jalan prioritas yang dinilai strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas ekonomi warga.
Empat ruas jalan yang menjadi fokus peninjauan meliputi Ploso–Munung, Mojogulung–Bangsri, Bangsri–Darurejo, serta Bawangan–Tanjungwadung.
“Peninjauan difokuskan pada kondisi fisik jalan, kelancaran akses transportasi, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat setempat,” ujar Warsubi di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu kunci utama percepatan pergerakan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Jombang menargetkan seluruh ruas jalan dapat berada dalam kondisi baik dan layak digunakan.
“Harapan kami, seluruh ruas jalan di Kabupaten Jombang bisa dalam kondisi baik sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Menurut Warsubi, akses transportasi yang lancar akan berdampak langsung pada pendistribusian barang serta mobilitas warga. Kondisi ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat secara lebih cepat dan merata.
“Jika akses transportasinya lancar, maka distribusi barang dan mobilitas warga akan semakin cepat, yang pada akhirnya ekonomi rakyat akan bergerak lebih kencang,” tuturnya.
Pemkab Jombang juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada peningkatan fisik semata, tetapi juga pada aspek keselamatan dan efisiensi aktivitas masyarakat.
“Dengan kondisi jalan yang baik, waktu tempuh antarwilayah diharapkan semakin singkat, biaya logistik dapat ditekan, dan keselamatan pengguna jalan semakin terjamin,” pungkas Warsubi. (sis)
